Jakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi satu-satunya wakil kepala negara dari 20 kepala negara yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pertama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Astana, Kazakhstan.

"Wapres JK adalah satu-satunya delegasi setingkat Wapres di antara antara 20 kepala negara/pemerintahan yang hadir," kata Juru bicara Wapres RI Husain Abdullah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Wapres JK juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir.

Wapres yang didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla akan menyampaikan pidato tentang usulan program unggulan dan beasiswa kepada negara anggota OKI serta pentingnya kerja sama antar "Center of Excellence" pada Working Session I: Emerging Relations between Science and Society in the 21st Century, Minggu 10 September 2017.

Bagi Wapres, KTT OKI di bidang Iptek merupakan momentum yang baik untuk memajukan negara-negara Islam. Terlebih lagi, sangat sedikit ilmuwan muslim saat ini yang meraih penghargaan Nobel.

"Menjadi upaya bersama untuk memajukan dunia Islam," ucapnya, saat menerima kunjungan kehormatan Wakil Menteri Luar Negeri Kazakhstan Aklybek Kamaldinov di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Wapres JK juga dijadwalkan kunjungan kehormatan kepada Presiden Kazakhstan, Nursultan, Senin (11/9).

KTT yang digelar selama dua hari tersebut akan dibuka oleh Presiden Kazakshtan, di Palace of Independence Tauelsizdik Ave 52, Astana, Kazakhstan, Minggu (10/9).

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pidato Presiden Turki sebagai Ketua OKI dan Presiden Pakistan sebagai Ketua Comstech-Committee on Science and Technology, serta perwakilan kawasan: Kepala Negara Arab Saudi (Arab), Uzbekistan (Asia), Pantai Gading (Afrika) di hari dan tempat yang sama.

Menjelang akhir KTT, seluruh delegasi akan diajak untuk menyaksikan penutupan Expo 2017 bertajuk "Future Energy" di kota yang sama yang berlangsung sejak Juli yang lalu.

(T.D016/I007)

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017