Gol Michael Essien selamatkan Persib dari kekalahan

Gol Michael Essien selamatkan Persib dari kekalahan

Pesepak bola Persib Bandung Michael Essien (kanan) meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC pada laga lanjutan GO-JEK Traveloka Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/9/2017). Pertandingan antara tim tuan rumah Persib Bandung menghadapi tim tamu Bhayangkaya FC berakhir imbang dengan skor 1-1. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Bandung (ANTARA News) - Gol Michael Essien berhasil menyelamatkan Persib Bandung dari kekalahan atas tamunya Bhayangkara FC dalam laga lanjutan kompetisi Gojek-Traveloka Liga 1 Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Soreang.

Gol Bhayangkara dicetak Paulo Sergio di menit ke-26, sementara gol balasan Persib dicetak Michael Essien pada pertengahan babak kedua.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Bhayangkara FC yang berstatus peringkat pertama di klasemen sementara, bermain tanpa beban meski harus bertanding di kandang lawan.

Dalam 18 menit awal saja, tiga peluang berhasil diciptakan anak-anak asuh Simon McMenemy melalui Ilham Udin, Spaso, dan Lee Yoo Joon.

Sementara, tuan rumah yang tanpa diperkuat Ezechiel NDouassel langsung memeragakan permainan menyerang di menit-menit awal. Maitimo sempat membuat kejutan di menit ke-4 namun, sepakannya masih melebar tipis di sisi gawang Awan Setho.

Hingga memasuki pertengahan babak pertama, Bhayangkara hampir mendominasi permainan yang dimotori pemain Timnas, Evan Dimas. Mereka mampu menguasai lini tengah, memaksimalkan jarak yang terlalu jauh dari para pemain Persib.

Hasilnya, pada menit ke-26 Paulo Sergio berhasil membuat publik Bandung terdiam setelah menceploskan bola melalui tendangan keras menerima umpan Spaso.

Gol ini membuat para pemain Maung Bandung harus bekerja keras untuk tidak kembali kehilangan poin penuh. Essien mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan lewat sundulan, namun masih bisa ditepis Awan Setho.

Tak lama, sontekan Maitimo hampir saja menyamakan kedudukan namun masih menyamping di sisi gawang. Mengandalkan serangan balik, para pemain Bhayangkara lebih banyak menunggu hingga para pemain Persib membuat kesalahan.

Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol tambahan dan tuan rumah masih tertinggal 1-0 dari Bhayangkara FC.

Babak kedua dimulai, Bhayangkara FC masih bermain efektif. Mereka tidak terlalu terburu-buru melakukan serangan. Pada menit ke-50, Ilham Udin hampir menggandakan keunggulan setelah lepas dari perangkap offside.

Menerima umpan Paulo, Ilham yang tinggal berhadapan dengan kiper, melepaskan tendangan namun menyamping tipis di sisi gawang Deden Natsir.

Peluang dari Ilham, membuat para pemain Persib termotivasi untuk keluar dari tekanan. Essien mendapat dua peluang emas di menit ke-57 dan 60, tetapi masih belum mampu menggetarkan gawang Awan Setho.

Setelah peluang tersebut, Persib Bandung mengambil alih permainan apalagi setelah masuknya Supardi Nasir dan Billy Keraf. Hampir seluruh pemain Bhayangkara berada di garis pertahanannya dan hanya menyisakan Spaso di depan.

Di menit ke-75, Michael Essien membuat asa Persib memenangkan pertandingan kembali tumbuh. Sontekannya menerima umpan Maitimo, mampu menjebol gawang Awan Setho dan membuat kedudukan imbang 1-1.

Usai gol Essien, kedua tim saling bertukar serangan. Beberapa peluang diciptakan oleh masing-masing pemain depan. Namun hingga pertandingan berakhir tidak ada gol lagi tercipta.

Dengan hasil ini, Persib hanya mendapatkan tiga poin dalam tiga pertandingan terakhirnya di kandang. Sementara, bagi Bhayangkara FC hasil seri ini semakin memperpanjang tren positif tidak pernah kalah dalam tujuh laga terakhir.

Susunan pemain:

Persib Bandung: M Natshir Fadhil, Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, Wildansyah, Henhen Herdiana, Kim Kurniawan, Raphael Maitimo, Dedi Kusnandar, Michael Essien, Febri Haryadi, Shohei Matsunaga

Bhayangkara FC: Awan Setho, Otavio Dutra, Indra Khafi, I Putu Gede, Alsan Sanda, Lee Yoo Joon, Evan Dimas, Wahyu Subo Seto, Ilham Udin Armaiyn, Paulo Sergio Moreira, Ilija Spasojevic.

BNI-Polri Gelar Nonton Bareng

Sementara itu di Epicentrum Walk Jakarta, Minggu, Kepolisian Republik Indonesia atau Polri bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar acara nonton bareng Laga Bhayangkara FC Versus Persib Bandung.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, Komisaris Besar Polisi Drs. Kilat Purwoyudo, M.Si dan Vice President Divisi Hubungan Lembaga BNI Ahmad Salman. Hadir juga pada kesempatan tersebut pendukung dari kedua klub, baik Bobotoh Maung Bandung pendukung Persib Bandung maupun jajaran Polri dan warga Bekasi, Jawa Barat sebagai pendukung Bhayangkara FC. Total pendukung kedua klub yang diundang adalah sekitar 200 orang.

Saat ini, Bhayangkara FC menempati posisi pertama pada Klasemen Sementara Liga 1 dengan jumlah poin sebenyak 52 poin, mengungguli tim-tim unggulan seperti Bali United dan PSM Makassar yang masing-masing berada di posisi Kedua dan Ketiga. Persib Bandung sendiri merupakan salah satu klub yang diunggulkan sebagai pemenang pada kompetisi Liga 1 tahun ini. Persib Bandung berada pada posisi 10 klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 33 poin.

BNI merupakan sponsor tunggal kesebelasan Bhayangkara Football Club yang dibentuk oleh Markas Besar Polri pada musim kompetisi tahun 2017 ini. Dukungan ini merupakan bentuk upaya bersama BNI dan Polri dalam menjadikan sepakbola sebagai olahraga yang lebih merakyat dan bahkan menjadi sarana untuk lebih mempersatukan bangsa. Penetapan BNI sebagai sponsor dilaksanakan bersamaan dengan peresmian Bhayangkara FC sebagai kesebelasan yang akan berlaga pada musim kompetisi 2017 pada 10 April 2017.

"Kami patut berbahagia dan bangga karena berkesempatan menyaksikan tim sepakbola yang kami dukung dapat menduduki puncak klasemen. Ini membuktikan bahwa prestasi dapat tetap terukir secara maksimal meskipun dengan berbagai keterbatasan. Semoga tim Bhayangkara FC dapat bertahan menjadi yang terbaik hingga Liga 1 berakhir nanti,” tutur Corporate Secretary BNI Kiryanto dalam keterangannya.

Menurutnya, sepakbola tidak sekadar merupakan olahraga yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, sepakbola juga dapat menyatukan bangsa Indonesia. Hal ini yang melandasi BNI untuk terus ambil bagian dalam upaya-upaya meningkatkan industri persepakbolaan di Tanah Air.

"Kami berharap kontribusi BNI dalam mendukung Kesebelasan Bhayangkara FC dapat menjadi salah satu momentum dalam meningkatkan persepakbolaan Tanah Air. Semoga suatu saat nanti, sepakbola Indonesia dapat kembali menjadi sebuah industri seperti yang dapat kita lihat di Inggris dan negara-negara pemilik liga-liga sepakbola yang mendunia di Eropa, dimana sepak bola tidak hanya menjadi olahraga, tetapi juga sebuah pertunjukan menarik yang menarik wisatawan, dan menggugah peluang bisnis baru di kalangan masyarakat menengah ke bawah," kata Kiryanto.

Untuk itu, BNI ingin menjadi bagian dari upaya menjaga pembangunan sepak bola nasional yang berkelanjutan, antara lain dengan memastikan berlangsungnya pembinaan pada cabang olahraga ini. Salah satunya adalah dengan mendukung Kesebelasan Bhayangkara FC ini.

Keikutsertaan BNI pada industri sepakbola nasional ini akan membawa dampak yang baik bagi BNI secara korporat karena para pemain saat ini juga telah menjadi Duta BNI pada saat kompetisi nanti, melalui Jersey yang dikenakan, dan atribut lainnya. Ini semakin menguatkan identitas BNI, sebagai salah satu pihak yang ikut dalam sejarah memperkuat persepakbolaan nasional.

Bhayangkara FC merupakan salah satu tim yang tidak berafiliasi ke suatu daerah sebagaimana klub lainnya. Hal tersebut sejalan dengan BNI sebagai bank negara, dan juga Bhayangkara FC yang membawa misi Presiden RI untuk mengolahragakan masyarakat dimana sepakbola menjadi olahraga favorit dan merakyat.

BNI dapat memanfaatkan kompetisi ini untuk branding maupun pemberian loyalty program untuk nasabah di setiap pertandingan kandang yang dilaksanakan di Stadion Bekasi.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar