Djarot resmikan 100 RPTRA secara simbolis

Djarot resmikan 100 RPTRA secara simbolis

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kedua kanan) didampingi Istri Happy Farida (kanan) menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian 100 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Kawasan Silang Monas, Jakarta, Selasa (10/10/2017). Pemprov DKI Jakarta meresmikan 100 RPTRA secara serentak di enam wilayah Provinsi DKI Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Semua RPTRA itu dibangun dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2017. Jadi, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat."
Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan sebanyak 100 ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) yang tersebar di lima wilayah kota administrasi serta Kabupaten Kepulauan Seribu.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Djarot secara simbolis di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Peresmian itu dilaksanakan secara simbolis karena penandatanganan prasasti RPTRA pada hari Minggu (8/10) oleh Djarot.

"Semua RPTRA itu dibangun dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2017. Jadi, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat," kata Djarot di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa malam.

Ia mengharapkan RPTRA dapat terus memberikan layanan prima, terutama layanan bagi anak-anak yang meliputi bina keluarga balita, pendidikan anak usia dini (PAUD), posyandu untuk menggalakkan imunisasi anak, perpustakaan anak, tempat olahraga, dan tempat bermain.

Ia berharap RPTRA juga dapat memberikan layanan masyarakat yang meliputi kegiatan 10 program pokok PKK, PKK Mart, kegiatan masyarakat yang tidak berpotensi mengakibatkan kerusakan taman atau sarana dan prasarana yang ada.

"Selain memberikan layanan yang prima bagi anak-anak dan masyarakat secara umum, saya juga berharap RPTRA dapat memberikan layanan kebencanaan. Maksudnya, menjadi tempat mengungsi sementara saat banjir, kebakaran, atau bencana lainnya," ujar Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu menyebutkan sebanyak 100 RPTRA yang diresmikan secara simbolis itu tersebar di wilayah Jakarta Pusat (15 RPTRA), Jakarta Selatan (20 RPTRA), Jakarta Barat (20 RPTRA), Jakarta Timur (20 RPTRA), Jakarta Utara (20 RPTRA), dan Kepulauan Seribu (5 RPTRA).

Dalam acara peresmian tersebut, dilakukan pula peluncuran Pasukan Pink atau yang berarti petugas pengelola RPTRA. Pasukan Pink memiliki tugas untuk mengedukasi anak-anak dan masyarakat di sekitar RPTRA.

Saat ini, jumlah Pasukan Pink terdiri dari 1.746 orang. Sebanyak 630 orang diantaranya baru saja direkrut dan masih dalam masa orientasi magang, kemudian baru akan dikontrak pada bulan Januari 2018.

"Peresmian 100 RPTRA ini merupakan wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta terhadap kesejahteraan masyarakat. Saya berpesan agar keberadaan semua RPTRA di Jakarta terus dijaga dan dirawat dengan baik," kata Djarot.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar