Wamenlu akan hadiri konferensi IORA di Afrika Selatan

Wamenlu akan hadiri konferensi IORA di Afrika Selatan

Foto arsip - Presiden Joko Widodo (keempat kanan) berjabat tangan dengan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma (keempat kiri) disaksikan Perdana Menteri Bangladesh Hasina Wajed (kiri), Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi (kedua kiri), Presiden Mozambik Filipe Nyusi (ketiga kiri), PM Australia Malcom Turnbull (ketiga kanan), Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena (kedua kanan) dan PM Malaysia Najib Razak (kanan) usai melakukan penandatanganan Jakarta Concord pada KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/3/2017). (ANTARA FOTO/IORA SUMMIT 2017/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir akan menghadiri Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Perhimpunan Negara-negara Lingkar Samudera Hindia (IORA) di Afrika Selatan 17-18 Oktober 2017.

"Dalam pertemuan ini delegasi RI dipimpin oleh Wamenlu. KTM IORA ini akan dilakukan serah terima kepemimpinan IORA dari Indonesia kepada Afrika Selatan yang akan menjadi Ketua IORA berikutnya," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta, Jumat.

Indonesia selama dua tahun terakhir memegang keketuaan IORA.

Kepala Sub Direktorat Kerja Sama Intrakawasan Asia Pasifik Afrika Kemlu, Renata, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia dalam KTM IORA di Afrika Selatan itu akan menyampaikan berbagai capaian selama kepemimpinan Indonesia di IORA.

"Kami akan menyampaikan laporan dari masa keketuaan Indonesia di IORA selama dua tahun terakhir. Kita berhasil mendorong gerakan baru agar tercipta growth center dan kerja sama melawan terorisme. Pada masa keketuaan kita juga menghasilkan Jakarta Concord," ujar Renata.

Pemerintah RI pada masa keketuaan Indonesia di IORA juga menyelenggarakan pertemuan tingkat menteri untuk membahas tentang ekonomi maritim berkelanjutan (blue economy).

Namun, kata Renata, Indonesia akan terus berkontribusi untuk IORA walaupun sudah melepas masa jabatan sebagai ketua IORA.

"Penyerahan keketuaan Indonesia ke Afrika Selatan ini bukan berarti Indonesia tidak aktif lagi. Indonesia akan terus berperan dalam Troika untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan KTT IORA ke depan," ucapnya.

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar