127 kostum warnai "Batam International Culture Carnival"

127 kostum warnai "Batam International Culture Carnival"

Arsip: Batam Fashion Carnival. (ANTARA FOTO/Joko Sulistyo)

Batam (ANTARA News) - Sebanyak 127 kostum akan ditampilkan dalam Badan Pengusahaan Batam International Culture Carnival 2017 yang diadakan di sepanjang Jalan Imam Bonjol, Nagoya, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu.

"Sebanyak 127 kostum akan ditampilkan dalam parade terdiri dari Jember Fashion Carnival, Solo Batik Carnival, Sangsapurba, Tepak Sirih, Regalia/Cogan, Makyong, Jong, Seafood Paradise dan parade kesenian Nusantara," kata Ketua Panitia BP Batam International Culture Carnival Tri Novianta Putra di Batam, Jumat.

Tri Novianta Putra menjelaskan, karnaval budaya internasional tersebut sengaja digelar untuk menarik minat wisatawan mancanegara berkunjung ke Batam, serta meningkatkan laju perekonomian Kota Batam.

Dia juga mengatakan festival budaya tersebut akan menghadirkan tidak hanya seniman nusantara saja tapi juga mancanegara seperti "International World Pageant".

Parade tersebut, kata Tri, diikuti 300 orang yang akan menggunakan berbagai kostum. Selain itu dalam kegiatan itu katanya juga ada tarian nusantara seperti tari persembahan, rentak Melayu, gending sriwijaya, tari dayak, ogoh-ogoh bali, topeng ireng magelang, reog ponorogo, barong mustika joyo, kereta kencana krisna dan tari piring.

"Acara ini juga akan dimeriahkan artis ibu kota Iyeth Bustami," katanya.

Parade kata Tri dilakukan mulai pukul 12.00 WIB hingga sore hari. Sementara, malamnya dilanjutkan dengan Festival Kampung Bule Nite Carnival yang menampilkan kesenian modern, seperti "free juggling", "fire dance", "brazilian dance", "bally dance", kompetisi bartender serta ada penampilan DJ asal Rusia Daria Potapova.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, kegiatan tersebut diadakan juga sebagai rangkaian HUT Hari Jadi Kota Batam ke-188.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan sukses. Sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan nusantara dan mancanegara berkunjung ke Kota Batam.

"Ini bagian dari upaya kami untuk membangkitkan destinasi wisata di Batam," katanya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar