East Rutherford, New Jersey (ANTARA News) - Sejumlah bintang pop terbesar dunia, mulai dari Red Hot Chili Peppers hingga Madonna dan The Police, tampil dalam konser Live Earth di seluruh dunia, Sabtu, untuk mendesak para penggemar dan pemerintah memerangi pemanasan global. Puluhan ribu orang berpesta dalam berbagai konser di Sydney, Tokyo, Shanghai, Hamburg, Johannesburg, London, Washington, New Jersey dan Rio de Janeiro untuk mendengarkan Bon Jovi, James Blunt, Linkin Park dan Shakira serta banyak penampil lainnya. Dengan ujung tombak mantan Wapres AS, Al Gore, konser global ini berlangsung selama 22 jam dan berakhir di pantai Copacabana, Brazil, dan sebuah stadion sepakbola New Jersey. "Anda adalah Live Earth," kata Gore kepada para penonton di Giants Stadium, New Jersey, di atas pentas yang dibangun dari ban-ban daur ulang. Dengan tangan di angkat ke atas, seolah-olah sedang mengangkat sumpah, Gore menyampaikan sumpah tujuh poin yang diinginkannya agar didukung orang lain, dengan mengikat mereka untuk mengurangi emisi karbon dan melobi pemerintah dan para pengusaha agar berbuat lebih banyak demi menyelamatkan planet Bumi. "Pada dewasa ini 2 miliar dari kita telah berkumpul di lebih 130 negara pada tujuh benua," ujar Gore kepada penonton, seperti dikutip Reuters. "Saat-saat seperti ini menuntut tindakan: Silakan tandatangani sumpah Live Earth." Idola pop Madonna mengakhiri show di Stadion Wembley dengan berbagai lagu, termasuk "Hey You", yang ditulisnya bagi Live Earth, sementara layar di belakangnya menampilkan gambar berbagai bencana lingkungan. Madonna berterima kasih kepada Gore, "karena telah memberikan kepada dunia seruan penyadaran dan bagi dimulainya kesadaran bahwa kita akan kehabisan waktu." Muatan politis Konser di New Jersey mengandung berbagai muatan politis. Roger Waters, yang melantunkan beberapa hitnya pada masa-sama kejayaan Pink Floyd, antara lain "Money" dan "Another Brick in trhe Wall", memperlihatkan gambar Presiden AS, George W. Bush, berdiri di atas kapal induk pada 2003 dengan plakat bertulisan "Misi Telah Diselesaikan" untuk mengisyaratkan berakhirnya perang besar di Irak. Gambar ini mendapat olokan dari khalayak. Dan ketika The Police membawakan "Message in a Bottle", penyanyi rap Kanye West bergabung ke pentas dan mengutarakan ujaran-ujaran rap "Kita perlu pemimpin baru sebagai panutan ...Saya Akan pilih Al Gore." Mengikuti model konser Live Aid pada 1985 dan Live 8 pada 2005, Live Earth berharap akan mencapai 2 miliar orang melalui radio, televisi dan Internet. Muncul sikap sinis yang meluas di kalangan penggemar musik, para aktivis lingkungan dan sesama rocker tentang peran musik pop, karena seringnya para penyanyi menggunakan Learjet dan limusin untuk mempromosikan kehidupan yang hijau dan segar. (*)

Pewarta:
Copyright © ANTARA 2007