Pelatih persiapkan pola latihan Hendra/Ahsan jelang Thomas

Pelatih persiapkan pola latihan Hendra/Ahsan jelang Thomas

Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan (kanan) . (ANTARA/HO/Humas PBSI)

Jakarta (ANTARA News) - Pelatih sektor ganda putra pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Herry Iman Pierngadi akan mempersiapkan pola latihan yang sesuai bagi pasangan senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan jelang Piala Thomas 2018.

"Kami harus mencari pola permainan yang sesuai dengan usia di atas 30 tahun dan berdiskusi dengan mereka," kata Herry dalam jumpa pers penyambutan Kevin/Marcus di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Selasa malam.

Penampilan pasangan peraih medali emas Asian Games 2014 itu dalam turnamen All England 2018 tidak sesuai dengan harapan tim pelatih pelatnas PBSI.

"Penampilan mereka di luar perkiraan kami. Kami berharap banyak pada mereka untuk bisa sampai putaran semifinal pada All England. Tapi, mereka hanya mampu sampai putaran kedua," kata Herry.

Herry juga menilai penampilan pasangan Hendra/Ahsan dalam All England 2018 juga tidak menampilkan pola permainan yang cepat sesuai harapan tim pelatih PBSI.

"Kami harus banyak berbicara dengan mereka untuk menemukan pola latihan jelang Piala Thomas 2018 karena mereka tidak muda lagi," katanya.

Tim pelatih PBSI, lanjut Herry, juga akan harus menemukan turnamen-turnamen yang dapat diikuti pasangan Hendra/Ahsan karena peringkat dunia mereka tidak mencukupi untuk mengikuti semua turnamen internasional.

Sementara, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PBSI Achmad Budiharto mengatakan tim Indonesia harus tetap optimistis mengikuti turnamen Piala Thomas di Thailand pada Mei.

"Kami sudah membuktikan kekuatan tim putra pada Piala Asia 2018. Kejuaraan itu mewakili 70 persen kekuatan dunia dan kami bersyukur dapat menjadi juara," kata Budiharto tentang kekuatan tim putra bulu tangkis Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PBSI Wiranto, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin yang juga menjadi Komandan Kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018 turut menjemput kedatangan Kevin/Marcus di Bandara Soekarno-Hatta.

Menpora Imam Nahrawi menyampaikan pemberian bonus masing-masing sebesar Rp250 juta kepada Kevin dan Marcus sebagai pasangan peraih gelar juara All England 2018 dan Rp100 juta kepada Herry Iman Pierngadi sebagai pelatih pasangan atlet itu.

Sementara, Komandan Kontingen Indonesia Syafruddin mengatakan pasangan atlet bulu tangkis nomor ganda putra itu akan menjadi duta prestasi kontingen Indonesia jelang Asian Games ke-18.
 

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar