Kemarin, Syahrini hadiri sidang First Travel hingga heboh misscall dari luar negeri

Kemarin, Syahrini hadiri sidang First Travel hingga heboh misscall dari luar negeri

Selebritas Syahrini (kanan) memberikan kesaksian pada sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel dengan terdakwa Direktur Utama Andika Surachman (tengah), Direktur Anniesa Hasibuan (ketiga kiri), dan Direktur Keuangan Kiki Hasibuan (kiri) di Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat, Senin (2/4/2018). Dalam kesaksiannya, Syahrini menjelaskan keterkaitannya dalam kasus First Travel sebatas mempromosikan biro perjalanan umrah tersebut di media sosial dengan kompensasi umrah gratis. (ANTARA /Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta (ANTARA News) - Syahrini hadiri sidang First Travel, Presiden panggil empat menterinya bicarakan impor garam, Aswanto jadi Wakil Ketua MK, Indonesia aman dari serpihan Tiangong-1, hingga  heboh misscall dari luar negeri berkedok penipuan "Wangiri," menjadi lima berita kemarin yang layak baca.

1. Syahrini hadiri sidang First Travel
Depok, Jawa Barat (ANTARA News) - Syahrini datang menghadiri sidang kasus First Travel di Pengadilan Negeri Depok Jawa Barat unuk didengar kesaksiannya, Senin.

Syahrini datang bersama pengacaranya, Hotman Paris Hutapea, dengan menggunakan mobil mewah warna hitam B 666 ANE.

Syahrini mengenakan baju hitam dipadu dengan jaket berwarna biru dan kaca mata. Pelantun Sesuatu dan kondang dengan maju-mundur cantik ini datang pukul 09.30 WIB dan langsung memasuki kantor Kejaksan Negeri Depok, Jawa Barat.

Selengkapnya di sini.

Baca juga: Saksi First Travel dari London terima transfer Rp24 miliar

2. Jokowi panggil empat menterinya bicarakan impor garam
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo memanggil empat menterinya membicarakan impor garam untuk industri, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

"Tadi Pak Presiden memanggil saya, Pak Enggar, Bu Susi, dan Menteri Perindutrian, Pak Airlangga Hartarto, meminta penjelasan lebih lanjut mengenai pelaksanaan impor garam," kata Menko Perekonomian, Darmin Nasution, di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Nasution mengatakan, telah melaporkan pelaksanaan impor garam hanya diperuntukan untuk industri berdasarkan kebutuhan dan angkanya tidak ditentukan.

"Presiden mengingatkan agar petugas penegak hukum perlu mengawasi dengan baik jangan sampai kebocoran garam impor ini di pasar," kata dia.

Baca beritanya di sini.

3. Aswanto jadi Wakil Ketua MK
Jakarta (ANTARA News) - Hakim Konstitusi Aswanto terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Anwar Usman yang terpilih sebagai Ketua MK melalui pemungutan suara.

"Berdasarkan hasil perolehan suara tersebut maka yang mulia Hakim Konstitusi Aswanto terpilih sebagai wakil ketua periode 2018-2020," ujar Anwar Usman yang memimpin Rapat Pleno Hakim (RPH) Konstitusi di Jakarta, Senin.

Baca berita lengkapnya di sini.

Berikut berita foto di sini.

4. Indonesia aman dari serpihan Tiangong-1
Jakarta (ANTARA News) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memastikan Indonesia aman dari kejatuhan serpihan Stasiun Ruang Angkasa pertama milik China Tiangong-1 yang telah memasuki masa purna bakti.

Menurut laman twitter LAPAN yang dipantau di Jakarta, Senin, lintasan terakhir Tiangong-1 akan berakhir di sekitar Samudera Atlantik dan telah melewati wilayah Indonesia.

Berita lengkapnya di sini.

Baca juga: LAPAN pantau lintasan terakhir stasiun luar angkasa Tiangong-1

5. Kode telepon ini bisa jadi "misscall" penipuan Wangiri
Jakarta (ANTARA News) - Sejumlah orang di dunia maya mengaku mendapatkan panggilan telepon dari nomor luar negeri belakangan ini, umumnya berkode +242.

Hermansyah kepada ANTARA News mengaku Jumat pekan lalu dia mendapat telepon dari nomor tidak dikenal yang diawali +242.

"Tapi, enggak saya angkat, nomornya enggak kenal," kata Hermansyah, yang mengaku tidak memiliki kerabat yang tinggal di luar negeri.

Berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Warganet ramai-ramai akui dapat misscall dari luar negeri

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar