Tersangka penganut Neo-Nazi di Jerman digerebek

Tersangka penganut Neo-Nazi di Jerman digerebek

Arsip - Pengunjuk rasa mengenakan kaus bergambarkan wajah imigran Turki dan Yunani yang dibunuh oleh kelompok neo-Nazi kecil bernama Sosialis Nasional Bawah Tanah saat aksi unjuk rasa menentang rasisme di pusat kota Berlin, Jerman, Sabtu (10/12). (FOTO ANTARA/REUTERS/Fabrizio B)

Berlin (ANTARA News) - Pihak berwenang Jerman menggerebek rumah empat tersangka penganut Neo-Nazi, yang diduga berupaya mendapatkan persenjataan, peluru dan bahan peledak untuk menyerang lawan politik, kata kejaksaan, Selasa.

Penggerebekan itu mengincar kelompok menamakan diri Northern Eagle dan dilancarkan pada Selasa pagi di beberapa tempat di Jerman utara.

Pihak berwenang semakin mengkhawatirkan kegiatan kalangan kanan-jauh, seperti, Reichsbuerger, yang tidak mengakui Jerman modern sebagai negara sah dan bersikeras bahwa bekas Deutsche Reich masih hidup kendati Nazi kalah dalam Perang Dunia Kedua.

Dinas intelijen dalam negeri memperkirakan Reichsbuerger memiliki ribuan anggota, yang satu di antaranya tewas ditembak polisi di Bavaria pada Oktober.

Rumah tersangka kelima, yang berada di Jerman sebelah timur, juga digeledah.

Belum ada yang ditahan dalam penyidikan masih berlangsung itu.

Baca juga: Omong salah soal neo-Nazi, Donald Trump kian terasing

Baca juga: Neo-Nazi pindah ke "Dark Web" sesudah laman dihapus

Baca juga: Enam orang ditikam sebelum pertemuan neo-Nazi di California

Pewarta: Tia Mutiasari
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar