Pesawat AS masih diizinkan terbang di wilayah udara Rusia

Pesawat AS masih diizinkan terbang di wilayah udara Rusia

Jet tempur F-15 (Pixabay)

Moskow (ANTARA News) - Maskapai penerbangan Amerika Serikat masih bisa terbang di wilayah udara Rusia, kata Kementerian Transportasi, Rabu (18/04), meskipun kesepakatan transit antara Washington dan Moskow akan berakhir dalam waktu dekat.

“Menteri transportasi Federasi Rusia mengonfirmasi bahwa penerbangan maskapai penerbangan Amerika di atas wilayah Rusia masih diizinkan sesuai dengan skema yang ada sebelum negosiasi baru,” kata juru bicara Kementerian Transportasi Timur Khikmatov kepada AFP.

“Pekan ini, kami mengirimi rekan kami di Amerika proposal untuk menegosiasikan masalah ini. Tanggal negosiasi belum disepakati. Kami menantikan jawaban dari rekan kami di Amerika,” imbuhnya.

Menurut laporan, yang mengutip pernyataan Menteri Transportasi Rusia Maxim Sokolov, Moskow mempertimbangkan langkah pembalasan terhadap Washington di bidang tersebut sebagai tanggapan atas sanksi Amerika Serikat baru-baru ini.

Namun, larangan penerbangan transit belum dibicarakan, imbuhnya.

“Kami mempertimbangkan berbagai jawaban yang dapat diberikan negara kami atas penjatuhan sanksi yang ilegal menurut pandangan kami. Meskipun masih terlalu dini untuk membicarakannya, respons akan disiapkan, disetujui dan diadopsi di saat yang tepat,” menurut pernyataan Sokolov yang dikutip berbagai kantor berita.

Setiap hari, puluhan penerbangan Amerika melintasi langit Rusia di rute terpendek dan paling menguntungkan mereka ke Asia, tapi izin untuk melakukannya akan berakhir pada pukul 19.59 (2359 GMT).(mr)

Baca juga: Gaya memerintah Donald Trump mirip bos mafia

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar