Singapura (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo mengajak Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc untuk segera merampungkan negosiasi batas maritim (Zona Ekonomi Eksklusif/ZEE) antara Indonesia-Vietnam.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc yang digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-32 ASEAN yang dihelat di Hotel Shangri-La, Singapura, Sabtu, mengajak PM Nguyen untuk segera merampungkan negosiasi batas maritim kedua negara.

Beberapa hasil pertemuan JCBC yang perlu didorong untuk segera ditindaklanjuti, menurut Presiden, antara lain penyelesaian negosiasi batas maritim (zona ekonomi eksklusif) Indonesia-Vietnam. 

Penyelesaian batas maritim ini, lanjut Presiden, akan dapat mencegah terjadinya insiden dan meningkatkan kerja sama  perikanan dan kelautan.

“Saya yakin kita akan dapat segera menyelesaikannya,” kata Presiden.

Selain itu Presiden juga mengatakan penyusunan Rencana Aksi 2019-2023 untuk menerapkan kemitraan strategis kedua negara harus dapat diselesaikan November 2018. 

Presiden juga mengapresiasi ekspor kendaraan bermotor Indonesia ke Vietnam yang sudah dapat berjalan dengan normal dalam waktu dekat.

“Upaya merealisasikan target perdagangan USD 10 milyar dapat dicapai pada tahun 2020,” lanjutnya.

Terkait konsep kerja sama Indo Pasifik yang disampaikan Indonesia dalam KTT ASEAN ini, Presiden mengapresiasi dukungan Vietnam.

“Saya juga menyampaikan perhargaan atas dukungan Vietnam terhadap konsep kerja sama Indo Pasifik yang saya sampaikan dalam KTT kali ini,” ucapnya.

Pada awal sambutannya, Presiden pun mengundang PM Vietnam untuk hadir dalam ASEAN Leaders Gathering yang akan dihelat di Bali pada 11 Oktober 2018 mendatang. 

Presiden pun mengatakan akan mempertimbangkan dengan baik undangan PM Vietnam untuk hadir dalam World Economic Forum on ASEAN pada 11-13 September 2018.

“Saya akan pertimbangkan dengan baik undangan tersebut,” kata Kepala Negara.
 
Baca juga: Jokowi gelar pertemuan bilateral dengan PM Vietnam (video)
Baca juga: Bakamla tangkap kapal nelayan Vietnam
Baca juga: Ekspor otomotif Indonesia kembali masuk Vietnam berkat pembicaraan ini

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2018