Timnas BMX untuk Asian Games diuji di Thailand

Timnas BMX untuk Asian Games diuji di Thailand

Dokumen foto pebalap timnas BMX Indonesia Rio Akbar (kanan) beradu cepat dengan I Gusti Bagus Saputra (kiri). (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

Rencananya berangkan ke Thailand tanggal 24 Mei."
Jakarta (ANTARA News) - Tim nasional Indonesia untuk cabang balap sepeda disiplin BMX yang disiapkan untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang diuji pada kejuaraan Asia di Chai Nat, Thailand, pada 26--27 Mei 2018, setelah turut di kejuaraan dunia Belanda dan Belgia.

Manajer timnas balap sepeda Indonesia, Budi Saputra di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pebalap Indonesia yang sudah dipastikan berangkat ke Negeri Gajah Putih adalah pebalap putra, sedangkan untuk putri menunggu keputusan pelatih.

"Setelah dari kejuaraan dunia di Belanda dan Belgia, pebalap putra kembali dulu ke Indonesia dulu. Rencananya berangkan ke Thailand tanggal 24 Mei," katanya saat dikonfirmasi.

Pebalap putra yang bakal diuji pada kejuaraan Asian 2018 itu adalah I Gusti Bagus Saputra, Rio Akbar dan Tony Syarifudin. Sebelumnya, ketiganya sudah menjalani pemusatan latihan nasional cukup lama di Yogjakarta.

Untuk pebalap putri, Indonesia hanya punya satu nama, yaitu Elga Kharisma Novanda. Pebalap asal Malang ini tetap menjadi tumpuan meski kondisinya saat ini kurang maksimal akibat masih menjalani penyembuhan cedera.

Menurut Budi, kejuaraan Asia ini sangat penting untuk memetakan kekuatan calon lawan mengingat semua pebalap BMX terbaik di Asia bakal turun. Pebalap yang turun merupakan representasi pebalap yang bakal turun di Asian Games 2018 nanti.

"Kekuatan pebalap BMX akan terlihat di sana. Begitu juga persaingannya. Kami berharap Bagus dan kawan-kawan bisa memanfaatkan momen ini untuk persiapan menuju Asian Games," kata Budi menambahkan.

Sementara itu pelatih kepala timnas balap sepeda, Dadang Harries Poernomo mengatakan jika Elga Kharisma Novanda tetap akan diberangkatkan ke Thailand. Hanya saja, pelatih asal Banyuwangi ini tidak membebank target yang tinggi buat ratu BMX Asia Tenggara itu.

"Dia (Elga) tetap ikut, tapi tanpa target. Dia akan lebih difokuskan pada Asian Games nanti," katanya.

Memberangkatkan Elga ke kejuaraan Asia ini bukan tanpa alasan, selain untuk menjaga momentum atmosfer kejuaraan juga untuk mempertahankan poin UCI yang dimiliki pebalap asal Malang itu karena jika tidak turun bakal hilang.

Balap sepeda merupakan cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbang medali untuk kontingen Indonesia pada Asian Games 2018. Khusus untuk Elga, selain turun didisplin BMX, peraih emas Asian Games 2017 juga akan turun didisplin track.

Pewarta:
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar