Kiat bertanam di terarium

Kiat bertanam di terarium

Seni bertanam di terarium (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Jakarta (ANTARA News) - Anda yang gemar bertanam namun kekurangan lahan, mungkin bisa mencoba menanam sesuatu di terarium.

Andriyan, dari Wakatu, mengatakan untuk melakukan hal itu yang perlu Anda perhatikan ialah soal komposisi, bentuk dan ukuran tanaman.

"Yang model tinggi-tinggi berwarna hijau biasanya diletakan di belakang. Model bunga di depan dan warnanya yang paling ngepop atau vibrant. Itu untuk penyusuanan," kata dia di Jakarta belum lama ini.

Selain itu, dari segi penyusunan, jangan lupa perhatikan kerapihan pasir agar tanahnya tidak terlihat kotor. Sejumlah elemen yang diperlukan antara lain bebatuan, pasir, arang dan pupuk kompos.

Untuk perawatan, Andriyan mengingatkan untuk menyiram tanaman di terarium seminggu sekali.

"Disemprot seminggu sekali, diletakan di ruangan yang terkena cahaya mahatari. Kalau kering disemprotnya kurang banyak atau terlalu kepanasan. Atau karena busuk karena di ruangan yang mataharinya kurang," tutur dia.
 
Bila Anda memilih menempatkan terarium di ruangan tak terkena sinar matahari, sebaiknya jemur di dekat jendela atau di luar ruangan 3-4 hari sekali selama 2-3 jam.

"Tanaman akan membesar untuk setahun masih bisa di wadah terarium. Kalau sudah besar, dipindahkan ke pot lain," tutur Andriyan.

Baca juga: 10.000 pengunjung padati Pameran Agrowisata Riau

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar