Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, ditutup menguat sebesar 92,58 poin seiring apresiasi nilai tukar rupiah.

IHSG BEI ditutup menguat 92,58 poin atau 1,55 persen menjadi 6.068,32, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 19,27 poin (2,01 persen) menjadi 977,66.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin mengatakan bahwa pergerakan IHSG kembali mengalami kenaikan seiring dengan apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Kembali terapresiasinya rupiah dan menguatnya pasar obligasi cukup membantu IHSG bertahan di area positif," katanya.

Ia menambahkan investor asing yang kembali melakukan aksi beli turut menopang IHSG. Berdasarkan data BEI , investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp512,30 miliar.

Baca juga: Menkeu: reformasi struktural untuk dorong pertumbuhan

Baca juga: BSF baru diaktivasi ketika KSSK sebut ekonomi waspada

Baca juga: Darmin: Harus memilih antara stabilitas dan pertumbuhan


Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan sebanyak 424.559 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,498 miliar lembar saham senilai Rp8,406 triliun. Sebanyak 227 saham naik, 158 saham menurun, dan 127 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei naik 30,30 poin (0,14 persen) ke 22.481,09, indeks Hang Seng naik 204,22 poin (0,67 persen) ke 30.792,26, dan Straits Times menguat 5,20 poin (0,15 persen) ke posisi 3.518,48.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2018