PSIS lawan Madura United tanpa gol

PSIS lawan Madura United tanpa gol

Dokumentasi pesepakbola PSIS Semarang, Hafit Ibrahim (kiri), saat berebut bola dengan pesepakbola Sriwijaya FC, Adam Alis Setyano (kanan), di pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/5/2018). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Magelang, Jawa Tengah (ANTARA News) - Tim tuan rumah PSIS Semarang gagal meraih poin penuh melawan Madura United FC dengan skor 0-0 dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Kamis.

Pada pertandingan babak pertama tim tuan rumah bersemangat untuk menghasilkan gol, namun beberapa peluang tidak bisa diselesaikan dengan maksimal.

Memasuki babak kedua tim tamu maupun tim tuan rumah berusaha bermain cepat menyerang pertahanan lawan dan beberapa peluang tim tuan rumah tidak diselesaikan dengan baik.

Pada babak kedua, permainan kedua tim cenderung keras dan memasuki menit ke-62 pemain Madura United, Alfath Faathier dihanjar kartu merah oleh wasit Musthofa Umarella.

Meskipun bermain dengan 10 pemain, tim tamu tetap semangat untuk terus menyerang ke pertahanan lawan.

Pelatih Kepala PSIS, Vincenzo Alberto Annese, usai pertandingan mengatakan, para pemainnya bermain kurang maksimal karena kelelahan dari pertandingan sebelumnya melawan Persib Bandung.

"Kami menempuh jarak jauh dengan menggunakan jalur darat. Dalam pertandingan kali ini kami ingin melakukan yang sudah dipraktikkan selama latihan, tetapi selalu gagal karena pemain terlihat kelelahan," katanya.

Ia menyatakan sangat kecewa karena Madura United hanya mendapat dua kartu kuning dengan permainan mereka yang snagat keras kali ini.

"Di babak kedua saya tidak melihat permainan yang bagus karena banyaknya pelanggaran baik dari PSIS terlebih dari tim tamu," katanya.

Ia menuturkan sebenarnya telah menambah kekuatan di lini serang tetapi hasilnay sama saja dan justru pemain di lini depan justru terlihat kebingungan.

"Sebenarnya saya berharap dapat meraih tiga poin untuk keluar dari zona degradasi karena saya percara kami adalah tim yang bagus tetapi inilah sepak bola, kami hanya mendapatkan satu poin dari pertandingan kali ini," katanya.

Pelatih Kepala Madura United FC, Wesley Gomes De Oliviera, mengatakan, pertandingan tadi snagat melelahkan untuk pemain, meskipun kehilangan satu pemain di awal babak kedua, para pemain terus menyerang.

Menurut dia tidak ada satu pun pemain Madura United yang tidak berjuang atau bermain jelek, memang ada kesalahan mendapatkan kartu merah yang seharusnya tidak terjadi.

"Hal itu ujian untuk Madura United dan bisa dilewati, meskipun tidak dapat tiga poin, tetapi saya sangat puas," katanya.

Ia menilai para pemain PSIS bermain bagus, mereka bersemangat main di kadang.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar