counter

Pangdam : Kodim Raja Ampat diresmikan pada Agustus

Pangdam : Kodim Raja Ampat diresmikan pada Agustus

Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Kasuari di Papua Barat, Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau.(kodam17cenderawasih.mil.id)

Manokwari (ANTARA News)- Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau mengatakan bahwa Komando Distrik Militer 1715/ Raja Ampat akan diresmikan pada Agustus 2018.

Pangdam di Manokwari, Jumat, mengatakan kehadiran Kodim akan memperkuat pertahanan dan kesiapsiagan TNI di wilayah kepulauan tersebut.

Pangdam telah mempersiapkan perwira yang akan memimpin Kodim Raja Ampat.

Komandan Distrik Militer kelima di wilayah Papua Barat ini dipercayakan kepada Letnan Kolonel Yosep P Kaiba, putra Papua yang sudah banyak mengenyam pengalaman dan prestasi selama berkarir sebagai prajurit TNI.

Selain Kodim Raja Ampat, bulan ini akan ada peresmian Batalyon 764/Kaimana serta Resimen Induk Militer-Rindam XVIII di Momiwaren Kabupaten Manokwari Selatan.

Menurut Pangdam, Kodam Kasuari belum lama terbentuk, dan jumlah personel belum cukup ideal dibanding luas wilayah serta persebaran penduduk di provinsi itu.

"Sehingga untuk pengisian personel Kodim Raja Ampat kami lakukan secara bertahap. Tahap pertama ini kami siapkan 30 persen dari total kebutuhan. Sambil berjalan personel akan terus ditambah," katanya.

Pengisian personel disesuaikan dengan bangunan Kodim yang ada. Peresmian harus segera dilakukan untuk mendukung pembangunan di daerah tersebut.

Untuk mendukung Batalyon 764/Kaimana, lanjut Joppte, saat sudah ada satu kompi atau 100 personel TNI AD. Pasukan yang dulu dibawah komando Kodam XVII/Cenderawasih itu akan mengisi kebutuhan personel batalyon di daerah yang juga kaya akan potensi wisata bahari tersebut.

"Kami resmikan Batalyon 764 supaya satu kompi yang sudah ada ini punya induk karena ada pemeliharaan kemampuan, alutsista dan kegiatan lainnya," katanya.

Untuk Rindam, sebut Joppey, berharap bisa mengoptimalkan pendidikan dan pembinaan anggota di daerah ini.

Markas Rindam dibangun diatas lahan seluas 500 hektare. Sebagian besar bangunannya merupakan bekas perkantoran pemerintah kabupaten.

Pangdam bersyukur lahan dan bangunan tersebut dihibahkan untuk pembentukan Rindam.

Ia menyebutkan, sejumlah fasilitas seperti menara dan lapangan tembak saat ini dalam proses pengerjaan. Fasilitas kolam renang akan dibangun setelah anggaran siap.

"Untuk pendidikan calon prajurit saat ini kita masih numpang di Rindam Cenderawasih. Setelah Rindam Kasuari siap kedepan kita bisa melaksanakan pendidikan secara mandiri," pungkasnya.

Pewarta: Toyiban
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bupati Raja Ampat kutuk pembantai hiu

Komentar