counter

ILPC, kompetisi startup berfokus masalah stunting

ILPC, kompetisi startup berfokus masalah stunting

Poster kompetisi startup Indofood Local Pitch Competition. (ANTARA News/HO)

Jakarta (ANTARA News) - Indofood bersama BLOCK71 Jakarta dan Scaling Up Nutrition (SUN) Business Network menggelar Indofood Local Pitch Competition, kompetisi perusahaan rintisan (startup) berbasis teknologi yang berfokus pada masalah gizi di Indonesia.

Ajang ini bertujuan menemukan ide-ide kreatif, inovasi berbasis teknologi sebagai salah satu solusi untuk mengatasi tiga isu utama gizi bangsa yakni obesitas pada anak, stunting (perlambatan pertumbuhan) pada balita dan anemia pada remaja putri, kata PT Indofood Sukses Makmur Tbk dalam siaran persnya, Selasa.

Kompetisi ini akan berlangsung pada 19 September 2018 bertempat di fasilitas inkubasi startup BLOCK71 Jakarta di Gedung Ariobimo, Kuningan, Jakarta.

Berdasarkan laporan baseline SDG tentang anak Indonesia tahun 2017 yang diterbitkan oleh Bappenas dan UNICEF, beban ganda malnutrisi di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius.

Pada tahun 2013, 12 persen anak di bawah usia 5 tahun terkena wasting (berat badan rendah dibanding tinggi badan) dan jumlah yang sama mengalami overweight (kelebihan berat badan). Sementara itu di tahun yang sama ada sekitar 37 persen anak di bawah 5 tahun mengalami stunting.

Direktur Indofood yang juga Co-Chair SUN Global, Axton Salim, mengatakan bahwa bisnis startup di Indonesia berkembang dengan pesat di berbagai sektor termasuk kesehatan dan gizi.

“Kami melihat rintisan bisnis berbasis teknologi ini bisa menjadi solusi percepatan penanganan masalah gizi yang kita hadapi. Oleh karena itu, Indofood bersama SUN Business Network Indonesia dan Block71 menyelenggarakan Indofood Local Pitch Competition,” katanya.

Direktur BLOCK71 Jakarta Adrian Lim menjelaskan,“Bagi kami, menyelenggarakan acara ini merupakan sesuatu yang sangat spesial khususnya karena ini merupakan kompetisi startup pertama di Indonesia yang fokus pada penyelesaian masalah gizi.”

Kompetisi ini mencari startup yang bisa memecahkan tiga isu utama mengenai gizi itu  dari berbagai aspek. Misalnya platform untuk meningkatkan ketersediaan sumber gizi mikro, meningkatkan akses makanan bergizi di daerah-daerah rural, mendorong gaya hidup aktif, teknik meningkatkan kesadaran terhadap gizi buruk dan solusi lain yang unik, menarik dan mudah diaplikasikan.

Pemenang pertama kompetisi ini berhak menghadiri Nutrition Africa Investor Forum di Nairobi pada 16-17 Oktober 2018.”

Pendaftaran kompetisi ini telah dibuka sejak 25 Juni dan akan ditutup pada tanggal 5 September 2018. Pendaftaran dapat diakses melalui tautan bit.ly/ILPC-PR. Aplikasi yang masuk diseleksi oleh Tim Juri untuk menentukan 10 finalis.

Selanjutnya, para finalis akan mengikuti sesi mentoring sebelum mempresentasikan langsung di depan juri. Kriteria penilaian meliputi target pasar, masalah dan solusinya, daya tarik, keunggulan, revenue model, strategi dan tim yang terlibat.

Pewarta: Suryanto
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar