Indonesia hadapi China dan Thailand di turnamen segitiga internasional

Indonesia hadapi China dan Thailand di turnamen segitiga internasional

Pesepak bola Indonesia U19 Todd Rivaldo Alberth Ferre (kedua kiri) berdoa beserta rekan setimnya usai berhasil mencetak gol ke gawang Filipina U19 dalam penyisihan grup A Piala AFF U19 di Gelora Delta Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (5/7/2018). Indonesia unggul atas Filipina dengan skor 4-1. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Jakarta (ANTARA News) - Tim nasional U-19 Indonesia akan menghadapi China dan Thailand dalam turnamen segitiga internasional yang digelar pada 21, 23 dan 25 September 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria menyebut, kompetisi itu merupakan bagian dari persiapan Indonesia untuk mengikuti Piala U-19 Asia AFC pada 18 Oktober - 4 November 2018.

"Timnas U-19 terlebih dahulu menghadapi Thailand pada 23 September 2018 dan selanjutnya pada 25 September melawan China. Semua pertandingan itu akan disiarkan langsung di televisi," ujar Ratu Tisha di Jakarta, Jumat malam.

Dia melanjutkan, semua pemain terbaik timnas U-19 Indonesia disiapkan untuk pertandingan-pertandingan tersebut. PSSI pun berharap gelandang serang Egy Maulana Vikri yang bermain di Liga Polandia bersama tim Lechia Gdansk juga bisa bergabung.

Namun, Ratu Tisha menegaskan PSSI menghormati seandainya Lechia Gdansk tidak mengizinkan Egy turun di laga persahabatan.

"Kami sudah menyurati Lechia Gdansk. Namun, apabila Lechia hanya mau melepas Egy saat turnamen, itu tidak menyalahi aturan," tutur dia.

Selain menjalani turnamen segitiga, timnas U-19 Indonesia yang dilatih Indra Sjafri juga dipastikan menjalani partai uji coba lain pada 9 Oktober melawan Arab Saudi.

"Tempat pertandingan itu akan dipastikan kemudian," kata Ratu Tisha.

Adapun di Piala U-19 Asia yang digelar di Indonesia, timnas U-19 Indonesia bergabung di Grup A bersama Uni Emirat Arab, Qatar dan Taiwan.

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar