Metropolitan

Lebih dari 100 warga Jakpus buat SKCK untuk seleksi CPNS

Lebih dari 100 warga Jakpus buat SKCK untuk seleksi CPNS

Warga Jakarta Pusat memenuhi tempat pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Metro Jakarta Pusat jelang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. (ANTARA/Tessa Qurrata Aini)

Sebelumnya kurang dari 100 orang per hari, tapi belakangan lebih dari 100 orang per hari yang mengajukan pembuatan SKCK."
Jakarta (ANTARA News) - Lebih dari 100 warga Jakarta Pusat membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Metro Jakarta Pusat menjelang dibukanya seleksi Calon Pegawai Sipil Negeri (CPNS) 2018.

"Sebelumnya kurang dari 100 orang per hari, tapi belakangan lebih dari 100 orang per hari yang mengajukan pembuatan SKCK," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Suyatno, di Jakarta, Rabu.

Suyatno melanjutkan meski ramai, pihaknya tetap melayani pembuatan SKCK seperti biasa dan sejauh ini berjalan lancar.

"Selama ini belum ada kendala berarti. Yang penting layani masyarakat dengan baik sesuai antrian," tambahnya.

Ditanya mengenai pendaftaran secara daring (online), Suyatno mengaku sistem SKCK Online masih dalam perbaikan.

Berdasarkan pantauan Antara di lapangan, antrian pembuatan SKCK membludak dari jam istirahat siang, sholat, dan makan (ishoma).

Seorang warga Johor Baru, Yelly mengatakan niatnya membuat SKCK untuk keperluan mendaftar CPNS.

"Saya mengurus SKCK dari pagi dan siang ini saya bisa ambil," ujar Yelly.

Yelly melanjutkan SKCK dapat diambil di siang hari jika diurus dari pagi, beda halnya dengan pengurusan dari siang maka esok paginya SKCK baru bisa diambil dikarenakan ramainya masyarakat mendatangi Polres.

Pelayanan pembuatan SKCK dimulai dari pukul 08.00-15.00 WIB dengan syarat fotokopi E-KTP, kartu keluarga (KK), akte lahir, pas photo 4x6 sebanyak lima lembar, dan biaya sebesar Rp 30.000.

Pewarta: Tessa Qurrata Aini
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar