counter

Pertemuan IMF-WB

Jokowi-Lee sepakat buka lebih luas konektivitas demi pertumbuhan pariwisata

Jokowi-Lee sepakat buka lebih luas konektivitas demi pertumbuhan pariwisata

Presiden Joko Widodo (Jokowi) selepas pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis. (ANTARA News/Hanni Sofia)

"...penambahan destinasi kapal pesiar dari Singapura ke Surabaya, ke Bali Utara, ke Jakarta, ke Kuala Tanjung, dan ke Bintan"
Nusa Dua (ANTARA News) -  Presiden Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong sepakat untuk membuka lebih luas konektivitas jalur laut dan udara antara Indonesia dan Singapura untuk mendukung tumbuhnya sektor pariwisata dua negara.

"Saya dan PM Lee menyambut baik berbagai perkembangan kerja sama kedua negara seperti pembukaan jalur penerbangan antara Singapura-Toba, Singapura-Belitung, dan penambahan destinasi kapal pesiar dari Singapura ke Surabaya, ke Bali Utara, ke Jakarta, ke Kuala Tanjung, dan ke Bintan," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) selepas pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Bali, pada Kamis.

Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan finansial. 

Sejumlah kesepakatan telah ditandatangani kedua belah pihak. Selain di bidang ekonomi, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga melakukan pembahasan kerja sama lain di sejumlah bidang.

Di bidang pariwisata, misalnya, kedua negara semakin meningkatkan konektivitasnya dengan pembukaan sejumlah jalur penerbangan dan destinasi kapal pesiar dari Singapura. Peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan turis mancanegara, utamanya ke 10 Bali Baru.

Selain itu, keduanya juga berbicara kepentingan dan kerja sama negara-negara di tingkat regional (ASEAN). 

Menurut Presiden, sebagai dua negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Singapura memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkuat ASEAN.

"Kita harus memperkuat kontribusi ASEAN terhadap perdamaian, stabilitas, kesejahteraan kawasan dan dunia, termasuk dalam pengembangan konsep kerja sama Indo-Pasifik," ujarnya.

Sementara di akhir pernyataan, Presiden Joko Widodo tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Singapura bagi keanggotaan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

Baca juga: Jokowi-Lee sepakat jadikan Batam sebagai jembatan digital

Baca juga: RI-Singapura sepakati skema fasilitas Swap 10 miliar dolar

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar