Pelita Jaya melaju ke final turnamen pramusim IBL

Pelita Jaya melaju ke final turnamen pramusim IBL

Pebasket tim Garuda Bandung Rionny Rahangmetan (kiri) berebut bola dengan pebasket Pelita Jaya Tri Hartanto (kanan) dalam laga semifinal turnamen pramusim Liga Bola Basket Indonesia IBL GO-JEK Tournament di GOR Sritex, Solo, Sabtu (20/10). (Antaranews/Aditya E.S. Wicaksono)

Solo, (Antara News) - Pelita Jaya mengamankan tempat di final turnamen pramusim Liga Bola Basket Indonesia IBL Go-JEK Tournament setelah mengalahkan Garuda Bandung 80-54 di GOR Sritex, Solo, Sabtu

Tim asuhan Johanis Winar itu langsung menunjukkan kelasnya dan mengemas kuarter pertama dengan skor 29-9.

Andakara Prastawa Dhyaksa memborong poin terbanyak untuk Pelita Jaya dengan 14 poin di kuarter pertama.

Tertinggal 20 poin, Garuda Bandung mencoba untuk memperkecil jarak di kuarter kedua. Tapi tim asuhan Andre Yuwadi itu masih kewalahan untuk menembus pertahanan Pelita Jaya.

Justru Pelita Jaya yang mampu menggandakan keunggulan dengan tambahan 19 poin. Skor 48-20 untuk keunggulan Pelita Jaya di kuarter kedua.

Garuda bermain semakin menyerang di kuarter ketiga dan berhasil mengemas 24 poin. Sementara Pelita Jaya hanya mampu menambah 15 poin.

Berangkat dengan keunggulan 19 poin, Pelita Jaya semakin mantap menutup kuarter terakhir dengan skor 80-54.

"Di awal kita bisa running langsung. Kredit untuk pemain saya, mereka disiplin dengan game plan kita," kata pelatih Pelita Jaya Johanis Winar usai pertandingan.

Johanis menekankan pentingnya pertahanan karena Garuda Bandung terkenal dengan para pemain yang bagus melakukan shoot.

Johanis pun mengakui di kuarter tiga anak asuhannya telat panas di awal dan membiarkan tim lawan menguasai jalannya pertandingan.

"Kita berusaha konsisten tapi kadang bisa turun juga," kata sang pelatih.

Sementara itu, pelatih Garuda Bandung Andre Yuwadi mengakui timnya telat panas dari awal.

"Permasalahan kami masih di start. Di kuarter pertama kami tak bisa bermain dengan gaya kami," kata Andre.

Menghadapi materi pemain Pelita Jaya, seperti Respati Ragil Pamungkas dan Andakara Prastawa, Garuda Bandung tak bisa mengembangkan permainan di awal.

Baru di kuarter tiga mereka menemukan ritme permainan yang pas.

"Tapi kita sudah kalah duluan di kuarter pertama dan kedua," kata Andrew.

Andakara Prastawa menjadi pencetak poin terbanyak di pertandingan dengan 25 poin.

Di final, Minggu, Pelita Jaya akan menghadapi pemenang dari laga semifinal antara Satria Muda Pertamina dan Stapac. ***4***

Baca juga: Empat tim IBL siap perebutkan tempat di final

Baca juga: Bola Basket (Rangkuman dan jadwal) - PJ-SM Menangi Laga Perdana Pramusim

Baca juga: Hasil Penjualan Tiket Pramusim IBL untuk Palu-Donggala


 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar