Tour de Singkarak

Etape pamungkas TDS 2018 susuri pesisir selatan Sumatera

Etape pamungkas TDS 2018 susuri pesisir selatan Sumatera

Sejumlah pebalap melintasi Danau Singkarak, kabupaten Solok, Sumatera Barat, di etape tujuh balap sepeda Tour de Singkarak 2018, Sabtu. (10/11). Etape tujuh TDS 2018 merupakan etape terpanjang kedua dan terberat yang menempuh rute Padang Panjang - Solok Selatan sejauh 194,4 km. (Antaranews/Aditya E.S. Wicaksono)

Padang, Sumatera Barat, (ANTARA News) - Etape pamungkas yang menyusuri pesisir selatan Sumatera akan menjadi penentu siapa yang menjadi juara umum balap sepeda Tour de Singkarak 2018 pada Minggu.

Sebanyak 76 pebalap akan melakukan start dari Pantai Carocok, Pesisir Selatan, pukul 12.00 WIB untuk melahap etape delapan balapan dengan jarak tempuh total 158 km menuju finis di Pariaman.

Dari start, para pebalap akan melewati rute Sago, Tarusan, Bungus, Jalan Sutan Syahrir, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Khatib Sulaiman, Pasar Lubuk Buaya, Patung Ikan Lubuk Alung dan finis di Pantai Kata Pariaman.

Etape delapan TDS 2018 memiliki tiga titik sprint di Tarusan (km 19,1), Padang (km 75,7) dan Lubuk Alung (km 105,1), serta dua titik tanjakan di Bungus (km 46,4/179 mdpl/CAT4), dan Bukit Lampau (km 61,1/162mdpl/CAT4).

Pemegang jersey kuning hingga etape tujuh, Pebalap Australia Jesse Ewart (Team Sapura Cycling) harus mempertahankan catatan waktunya jika tidak mau tersalip pebalap Jerman Nikodemus Holler (Bike Aid) yang menguntit dengan selisih waktu 20 detik di peringkat dua klasemen umum pebalap.

Kemudian ada pebalap Filipina Marcelo Felipe (7 Eleven -Cliqq-Roadbike Philippines) di peringkat tiga dengan selisih 27 detik.

Perebutan jersey kuning balapan masih terbuka lebar di etape delapan nanti.

Baca juga: Jersey kuning masih milik Ewart hingga etape tujuh TDS

Di kategori sprint, pebalap Ukraina Oleksandr Polivoda (Ningxia Sports Lottery - Lival Cycling Team) kokoh di puncak klasemen dengan 60 poin, diikuti oleh Jesse Ewart dengan 35 poin di peringkat dua dan Ryan Cavanagh di peringkat tiga dengan 33 poin.

Polivoda, juara dua kali balap sepeda jalanan nasional di Ukraina itu, juga masih memegang gelar raja tanjakan dengan 67 poin di puncak kategori tanjakan (King of Mountain). Polivoda dibayangi oleh dua pebalap Filipina Marcelo Felipe dan Jonel Carcueva (Team Go for Gold).

Di etape tujuh, jersey merah putih untuk kategori pebalap Indonesia terbaik beralih dari Muhammad Abdurrohman ke rekan satu timnya di KFC Cycling Team, Abdul Soleh.

Baca juga: Balapan Itik warnai etape enam Tour de Singkarak

Di klasemen tim umum, Thailand Continental Cycling Team setelah finis etape tujuh kembali merebut pucuk pimpinan klasemen tim umum dari Bike Aid, yang turun di peringkat dua, diikuti oleh tim Indonesia KFC Cycling Team di peringkat tiga.

KFC Cycling Team juga masih menjadi tim Indonesia terbaik di klasemen tim Indonesia, diikuti oleh PGN Road Cycling Team di peringkat dua dan Banyuwangi Road Cycling Community di peringkat tiga.

Baca juga: Jamal Hibatullah jadi pebalap Indonesia tercepat etape lima TDS 2018

Baca juga: Peserta TdS terima hadiah batik tanah liek




 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar