Dukung kegiatan belajar siswa disabilitas

Dukung kegiatan belajar siswa disabilitas

Arsip foto - Penyandang Disabilitas Ikuti UN Di Makassar Siswa penyandang disabilitas netra membaca soal dalam bentuk braille di samping pendampingnya saat mengikuti ujian nasional (UN) di SLBA Yapti Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (4/4). Sebanyak 127.502 siswa SMA/SMK dan paket C mengikuti UN di Sulsel. ANTARA FOTO/Yusran Uccang/aww/16.

Sebagai pendidik, kami melihat anak disabilitas bukan dari kekurangannya namun lebih memberikan motivasi pengembangan bakat yang dimiliki oleh masing-masing siswa,
Sungailiat (ANTARA News) - Masyarakat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diminta mendukung penuh kegiatan belajar siswa penyandang disabilitas karena mereka mempunyai hak sama seperti anak-anak umumnya, kata Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Bangka, Sahara.

"Sebagai pendidik, kami melihat anak disabilitas bukan dari kekurangannya namun lebih memberikan motivasi pengembangan bakat yang dimiliki oleh masing-masing siswa," katanya di Sungailiat, Sabtu, saat menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional di daerah itu.

Menurut dia, peserta didik dari kalangan disabilitas memiliki kemampuan dan prestasi yang membanggakan seperti halnya yang dicapai oleh para siswa sekolah pada umumnya.

Sekolah Luar Biasa Kabupaten Bangka memiliki 121 siswa disabilitas yang terdiri atas jenjang pendidikan SD, SMP, dan SLTA dengan 25 guru serta lima tenaga kependidikan.

Anak didiknya terdiri dari penyandang disabilitas rungu, netra, daksa, dan disabilitas lainnya.

Prestasi yang berhasil diraih siswanya, kata dia, didominasi pada prestasi olahraga, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional

Seperti siswa berprestasi yang berhasil meraih juara satu tingkat nasional pada cabang lari 25 meter "Low Ability" tunggal putra atas nama Ivan Sopian.

Juara satu lari 80 meter tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas nama Azzahra Jihan Maharani, juara satu putra bulu tangkis tingkat provinsi atas nama Haikal.

Selain itu, juara tiga lomba pantonim tingkat provinsi atas nama M. Shodiq dan juara tiga lomba cipta baca tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Keberhasilan yang diraih siswa penyandang disabilitas merupakan bukti bahwa ketidaksempurnaan fisiknya tidak menjadi halangan untuk berprestasi sampai ke tingkat nasional," katanya.

Baca juga: Pemerintah akan menerbitkan Kartu Penyandang Disabilitas
Baca juga: Yuk, ramah pada disabilitas

Pewarta: Kasmono
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pemkab Temanggung latih penyandang disabilitas dalam mitigasi bencana

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar