counter

Harlan Boer siapkan pesta perilisan album baru

Harlan Boer siapkan pesta perilisan album baru

Harlan Boer saat mengenalkan lagu "Emas di Hati" di Jakarta, Selasa (9/10/2018). (Antara/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi Harlan Boer menyiapkan pesta peluncuran album barunya berjudul "Bila Lapar Melukis" dengan disertai pameran lukisan pada 18 Desember 2018 di ATIGA, Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta. 

Dalam keterangan resminya, Jumat, pada pesta peluncuran CD sekaligus showcase penutup album "Bila Lapar Melukis", Harlan akan memainkan seluruh lagu di album baru tersebut ditambah perwakilan lagu-lagu dari berbagai rilisannya terdahulu.

Beberapa nama musisi tamu juga akan meriahkan pesta perilisan album, seperti Adink Permana (gitar, keyboard, bas), Stephanie Eka & Charita Utami (vokal), Aubrey Fanani (vokal, biola), Dave Leopard (drum, perkusi), Ikin Kumel (harmonika), dan Ricky Virgana (cello).

Musik dibuka oleh Wahyu “Acum” dan band indie pop The Sweetest Touch.

Harlan Boer merilis album baru ini dengan cara berbeda. Sejak 9 Oktober 2018, ia mengedarkan lagu-lagunya seminggu sekali di situs Fungjai, sebuah layanan musik streaming asal Thailand.

Setiap kali merilis lagu, Harlan juga membuat karya lukisan sebagai artwork-nya.

Di pesta perilisan album baru nanti juga dipamerkan lukisan karya Harlan Boer. Lukisan-lukisan tersebut dibuat dengan cat akrilik di atas kanvas berukuran 12 cm x 12 cm, persis seukuran sampul CD, ditampilkan di dalam solid black jewel case (kotak kemasan CD) sebagai frame.

Pesta perilisan album ini juga akan dihadiri oleh seniman tamu, seperti Anggun Priambodo, David Tarigan, Henry Foundation, Johanna Prakasa, Kubil Idris, Lina Nata, Marishka Sukarna, Mushowir Bing, Onx, The Popo, Reza "Asung" Afisina, Saleh Husein, Toma & Kako, Tita Djumaryo, dan Unggul Kardjono.

Baca juga: Harlan Boer rilis lagu tiap Selasa selama 10 minggu

Baca juga: "Emas di Hati" Harlan Boer terinspirasi dari atlet skateboard

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar