QNET Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

QNET Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Bantuan BUMN untuk masyarakat Banten dan Lampung yang terdampak bencana pun terus disalurkan dengan nilai lebih dari Rp2 miliar. (Kementerian BUMN)

Jakarta (ANTARA News) - Perusahaan penjualan langsung QNET menyalurkan bantuan berupa peralatan tidur, bahan pokok, vitamin, dan obat-obatan bagi korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung Selatan.

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu para korban tsunami yang kehilangan rumahnya karena membutuhkan bahan-bahan pokok untuk keadaan
darurat dengan segera," ujar General Manager QNET Indonesia, Ganang Rindarko, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin.
   
Dia menjelaskan pihaknya merasakan duka yang mendalam atas bencana gempa yang terjadi. Bantuan QNET ini merupakan perwujudan filosofi yang diusung QNET, Raise Yourself To Help Mankind (RHYTHM)
yang peduli, membantu dan meringankan beban sesama serta berkomitmen menyejahterakan sesama.
  
Direktur Utama QNET, Trevor Kuna, mengatakan bahwa bantuan ini diharapkan  dapat menanggulangi kebutuhan darurat yang dibutuhkan dalam waktu dekat sejak musibah terjadi.

Kondisi darurat itu ditanggapi dengan cepat untuk meringankan beban para korban bencana. Pengiriman bantuan dilakukan pada hari Jumat, 28 Desember 2018, dengan mendistribusikan langsung ke daerah bencana.
   
"Kami berharap masyarakat dapat segera pulih dan bangkit dari bencana yang menimpanya," kata Trevor.
   
Badan Nasional Penanganggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 431 orang meninggal dunia dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (22/12) itu. Bencana itu juga mengakibatkan sebanyak 7.200 orang luka-luka, 15 orang hilang, dan 46.646 orang lainnya mengungsi.

Baca juga: Uni Eropa bantu Rp1,3 miliar korban tsunami Selat Sunda
Baca juga: Sumbar bantu 1,4 ton rendang untuk korban tsunami
Baca juga: Tionghoa Kalbar dan Telkomsel bantu korban tsunami pandeglang


 

Pewarta: Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pemkot Malang sosialisasi konstruksi bangunan tahan bencana

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar