counter

Lima orang tewas dalam serangan hotel di Kenya

Lima orang tewas dalam serangan hotel di Kenya

Seorang pria menyalakan lilin dekat tiruan senjata api dan helm yang diletakkan di tanah sebagai simbol dari tentara Kenya yang bertugas di Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM), yang tewas dalam serangan minggu lalu, di tempat peringatan dalam "Freedom Corner"di Ibu Kota Nairobi, Kenya, Kamis (21/1). Al Shabaab, yang bersekutu dengan Al Qaida, menyatakan pejuangnya membunuh lebih dari 100 tentara Kenya ketika mereka menyerbu markas di Ceel Cadde, dekat perbatasan Kenya, Jumat (15/1). (REUTERS/Thomas Mukoya )

Nairobi, Kenya (ANTARA News) - Sedikitnya lima orang tewas pada Selasa (15/1), ketika beberapa anggota Ash-Shabaab menyerang satu hotel di Ibu Kota Kenya, Nairobi.

Koresponden Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi, melihat lima jasad di lokasi, beberapa jam setelah pengungsian para penyintas.

Peristiwa itu terjadi ketika para penyerang meledakkan kendaraan mereka di luar Hotel Dusit D2.

Melalui radio, kelompok tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan.

Di dalam satu pernyataan, Kepala Polisi Joseph Boinett mengkonfirmasi serangan itu.

Ia mengatakan daerah kejadian sudah ditutup dan pengemudi kendaraan bermotor telah disarankan untuk menggunakan jalur lain agar operasi polisi bisa dilakukan secara lancar.

Beberapa penyintas mengatakan kepada wartawan di lokasi kejadian bahwa enam penyerang telah menyerbu gedung hotel tersebut.

Korban cedera diperkirakan berjumlah ratusan.

Baca juga: 20 polisi Kenya tewas akibat serangan kelompok al shabaab

 
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta: Antara
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar