counter

Film "Orang Kaya Baru" diserbu penonton Kota Medan

Film "Orang Kaya Baru" diserbu penonton Kota Medan

Jumpa pers film "Orang Kaya Baru The Movie" di Jakarta, Rabu (17/10/2018). (ANTARA News/Yogi Rachman)

Medan (ANTARA News) - Film "Orang Kaya Baru" atau OKB produksi Screenplay Films dan Legacy Pictures diputar pertama kali di Kota Medan, Minggu, ternyata menarik banyak penonton termasuk di Bioskop Ringroad City Walk Medan.

Penonton semakin banyak karena selain baru pertama diputar film komedi OKB juga menghadirkan para bintangnya seperti Raline Shah, Refal Hady dan Fatih Unru yang langsung menyapa para fans dan penonton film itu.

"Special screening film OKB di Medan dilakukan sebagai apresiasi kepada masyarakat Medan yang jumlah penonton bioskopnya bertambah banyak dan kota kelahiran Raline Shah, salah satu bintang utama film OKB," ujar Public Relations Manager Screenplay Films, Jessica Pingkan di Medan, Minggu.

Menurut Jessica, dalam special screening Film OKB di Medan itu dibuka dua studio dan ada sekitar 500 orang yang menyaksikan film itu.

Bahkan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah terlihat hadir bersama Rahmat Shah, bapaknya Raline Shah, di tengah para pemain film itu menyapa para penggemarnya.

Pemutaran Film OKB di Medan, Minggu itu sendiri lebih cepat seminggu dari jadwal penayangan di bioskop secara nasional.

Raline Shah sendiri menilai Film OKB lebih kepada filosofi hidup, yaitu tentang kebersamaan sebuah keluarga.

Harta, katanya, memang bisa mengubah keadaan, tetapi jika tidak digunakan dengan baik, malah bisa merusak hidup.

Film OKB memang mengisahkan tentang keluarga sederhana yang terdiri dari bapak (Lukman Sardi), Ibu (Cut Mini) serta tiga anaknya Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah) dan Dodi (Fatih Unru).

Mereka hidup pas-pasan, tetapi tetap kompak seperti selalu makan bersama.

Di cerita itu, tiap karakter memiliki keunikan tersendiri, seperti bapak yang selalu gembira walau tidak ada uang.

Kemudian sang ibu yang selalu memasak dan antarjemput Dodi menggunakan sepeda motor lama.

Kemudian Tika yang pulang pergi kuliah naik metromini.

Kehidupan pas-pasan berubah total saat sang bapak meninggal dunia dan ternyata menyimpan rahasia bahwa ia memiliki harta yang sangat banyak.

Warisan harta yang banyak tentunya langsung membuat mereka menjadi OKB.

Menjadi orang kaya, mereka?akhirnya bisa membeli apa saja yang mereka inginkan.

Mulai dari rumah baru, baju baru, sepatu baru, hingga mobil baru meskipun sebenarnya tidak ada yang bisa menyetir mobil. Akhirnya kekayaan menimbulkan banyak masalah.

Raline Shah mengaku banyak mendapatkan nilai kebaikan di dalam film itu, khususnya kebersamaan di dalam keluarga.

"Film OKB merupakan tontonan yang cocok untuk semua usia dan keluarga," ujar Raline.

Dia mengaku, OKB merupakan film komedi pertama yang dilakoninya, namun senang bisa dipercaya mendapat peran di film karya Joko Anwar itu.

Apalagi, ujar Raline dia suka film komedi dan sudah lama kepengen main di film komedi.

Raline juga mengaku perannya sebagai anak perempuan satu - satunya dan memiliki dua saudara pria di film itu, sama dengan di kehidupannya.

Oleh karena ada beberapa kemiripan di alur film dan kehidupannya, maka dia mengaku bisa lebih mudah menjalankan lakonnya bersama dua adik prianya di film itu.

Adapun Refal Hady yang memerankan karakter Bayu dan harus berpasangan dengan Raline Shah di Film OKB mengaku? awalnya sempat merasa rendah diri.

Alasan Refal, karena mengetahui Raline sudah banyak main film dan wanita yang sangat borjuis.

"Tetapi nyatanya jadi enjoy karena ternyata Raline merupakan sosok wanita baik dan suka bercanda," katanya.

Fatih Unru sendiri juga mengaku suka film OKB itu dan merasa seperti bersaudara dengan Raline Shah dan Refal Hady.

"Harapan saya Film OKB disukai. Suka itu penting karena kalau hanya banyak penonton, tetapi tidak disukai yah percuma saja karena pesan di film itu tidak sampai," ujar Fatih Unru yang berperan sebagai adik bungsu di Film OKB.

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gundala, tembus festival film internasional

Komentar