counter

Panduan memahami slang F1 bagi pemula

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono

Panduan memahami slang F1 bagi pemula

Ilustrasi balapan Formula 1 (Formula1.com)

Jakarta,  (ANTARA News ) - Balapan pertama Formula 1 musim 2019 akan digelar di Melbourne, Australia, pada 17 Maret nanti.

Setiap musim balapan baru tentunya akan menarik para penggemar baru balapan jet darat itu, yang kini menjanjikan balapan yang kompetitif dengan sejumlah perubahan regulasi.

Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019


Secara teknis, Formula 1 adalah olahraga yang dibanjiri dengan jargon dan istilah tidak resmi yang kadang membuat penonton pemula susah memahami apa yang dibicarakan para pebalap, kepala tim, dan komentator.

Oleh karena itu, berikut ini arti dari sejumlah slang, ragam bahasa tak baku yang sering dipakai di balapan, seperti dirangkum oleh Formula1.com.

Undercut
Arti: Ketika seorang pebalap, kesulitan untuk menyalip pebalap lain, dia masuk pit lebih awal untuk memanfaatkan keunggulan performa dari ban baru yang diharapkan bisa membawanya unggul di depan ketika rivalnya melakukan pitstop.

Contoh kalimat: "Dia akan berusaha melakukan undercut untuk mengejar ke depan."

Marbles
Arti: Bagian-bagian karet yang tercabik dari ban ketika menikung, yang membentuk garis balapan.  Melintas di atasnya di tengah balapan bisa berbahaya karena bisa menghalangi kontak ban dengan aspal, yang bisa mengurangi grip atau daya cengkeram ban.
Melintasi bagian itu setelah finis, merupakan salah satu taktik yang dilakukan pebalap untuk memastikan atau membuat berat mobil mereka tidak terlalu rendah di akhir balapan.

Kalimat: "Aku melintasi marbles di tikungan hairpin, sedikit melebar dan ban menjadi kotor."

Dirty air/Clean air
Arti: Dirty air atau angin kotor tercipta dari putaran udara di bagian belakang mobil yang mengurangi aliran udara efisien ke sayap mobil pebalap yang menguntit di belakangnya sehingga mempengaruhi performa dengan mengurangi downforce.  Sementara, clean air atau udara bersih adalah ketika mobil melaju tanpa mendapati aliran udara yang terganggu dari mobil pesaing di depan. Aliran udara bersih melewati sayap memberikan downforce yang bagus.

Kalimat: "Aku berusaha melewatinya namun terjebak di aliran udara kotornya. Tetapi, ketika dia masuk pit, aku mendapati udara bersih, aku bisa melakukan lap yang lebih baik."

Bottoming
Arti: Ketika dasar mobil menyentuh trek. Biasanya disebabkan oleh bumps, mirip polisi tidur di pinggir lintasan, atau kondisi trek yang tidak rata. Istilah bottoming menjadi populer setelah penggunaan titanium skid block pada 2015 yang memercik seperti kembang api ketika bagian itu menyentuh trek ketika balapan.

Kalimat: "Mobil ini punya keseimbangan bagus, walaupun di lap kualifikasi, dia mengalami bottoming dan aku kehilangan sejumlah waktu."
 
Ilustrasi "bottoming" di Formula 1 (Formula1.com)


Blistering/graining
Arti: Blistering terjadi ketidakseimbangan temperatur ban yang panas dengan lintasan yang dingin sehingga menyebabkan bagian-bagian dari karet lepas meninggalkan lubang di ban. Sementara graining terjadi ketika ban luar yang dingin menyentuh permukaan lintasan yang panas sehingga menyebabkan sebagian karet ban lepas namun melekat di permukaan ban yang bisa mengurangi daya cengkeram ban.

Kalimat: "Kami sedikit berjuang lebih dari Ferrari dengan mengalami blistering."
"Aku mengalami banyak graining di ban karena turun dengan ban soft di kondisi yang sangat dingin, dan mereka kehilangan suhu."

Outperforming the car
Arti: Ketika talenta pebalap mampu mengatasi batasan-batasan dari suatu mobil yang kelasnya jauh di bawah kompetitor lainnya.  

Kalimat: "Fernando Alonso outperformed mobilnya untuk start dari tempat ketiga."

Backmarker
Arti: Para pebalap yang berada di urutan belakang yang seringkali bisa di-overlap mobil yang di urutan depan.

Kalimat: "Para backmarker menghalangiku dan menghancurkan balapanku."

Baca juga: Siap bertarung untuk musim 2019, Sauber ganti nama jadi Alfa Romeo Racing
Baca juga: (Profil) - Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1



Polesitter
Arti: Pebalap yang mengklaim pole position, posisi start terdepan, ketika balapan kualifikasi.

Kalimat: "Polesitter Lewis Hamilton melakukan start dengan baik untuk mempertahankan pimpinan balapan di tikungan pertama."

Falling of the cliff
Arti: Ketika kompon ban terdegradasi dengan cepat sehingga menyebabkan performa ban turun dengan cepat ketika balapan.

Kalimat: "Di balapan kedua, ban mobil saya fell of a cliff dan saya terpaksa masuk ke pit lebih awal dari yang direncanakan."

Flatspot
Arti: Ketika pebalap mengunci rem depan, menyebabkan salah satu atau kedua ban depan berhenti berputar sehingga mereka meluncur secara longitudinal di trek dan menyebabkan permukaan ban datar.

Kalimat: "Sayangnya aku harus masuk pit setelah mendapati flatspot, yang membuang peluang untuk meraih podium."
 
Ilustrasi "flatspot" di Formula 1 (Formula1.com)


Lift and coast
Arti: Jika pebalap terlihat mengonsumsi terlalu banyak bahan bakar, tim mereka bisa menyuruh sang pebalap untuk "lift and coast", yang artinya pebalap melepas pedal gas dan meluncur di zona pengereman, sehingga menghemat bahan bakar walaupun catatan waktunya jadi lambat.

Kalimat: "Aku harus melakukan lift and coast jika aku ingin menghemat bahan bakar dan menyelesaikan balapan."

Brake bias
Arti: Ketika pebalap menginjak pedal rem, keempat rem memperlambat mobil, namun pebalap bisa menyetel seberapa efektif keempat rem dibanding rem belakang dengan mengganti brake bias.
Di balapan basah, seorang pebalap biasanya memberi bias lebih banyak ke rem belakang untuk menghindari rem depan mengunci. Pebalap juga mengganti bias rem sepanjang balapan ketika keseimbangan mobil berganti karena pengaruh jumlah bahan bakar dan keawetan ban.

Kalimat: "Aku harus memindahkan brake bias ketika balapan untuk mengatasi kondisi balapan yang licin."

DRS
Arti: Drag Reduction System diperkenalkan di F1 pada 2011 salah satunya karena adanya masalah yang disebabkan udara kotor. DRS adalah sayap belakang yang ketika terangkat mengurangi drag pada mobil, sehingga membuat mobil semakin kencang dan membantunya untuk menyalip mobil di depan.
DRS hanya bisa digunakan di titik-titik tertentu di trek, yang dikenal sebagai zona DRS, dan hanya jika mobil berjarak kurang dari satu detik dari mobil di depannya.

Kalimat:"Lewis sangat dekat sehingga dia menggunakan DRS di lintasan lurus itu."


Power unit
Arti: Sekarang mobil Formula 1 tak hanya memiliki mesin, mereka memiliki power unit yang terdiri dari enam bagian: Internal Combustion Engine (ICE), Turbo Charger (TC), Motor Generator Unit - Heat (MGU-H), Motor Generator Unit - Kinetic (MGU-K), Energy Stores (ES) dan Control Electronics (CE). Semua bagian itu menjadi kesatuan untuk menyediakan daya hampir 1.000 bhp bagi pebalap.

Kalimat:"Grand Prix Meksiko digelar di ketinggian, yang memberi tekanan lebih ke power unit."

Box
Arti: Ketika kata box dipakai sebagai instruksi kepada pebalap di radio, itu berarti dia harus masuk pit. Box juga berarti area service pebalap di pit lane. Box berasal dari Boxenstopp yang berarti pit stop dalam bahasa Jerman.

Kalimat:"OK, Lewis, di lap ini box, box, box."

Baca juga: Red Bull berbenah untuk tantang Mercedes dan Ferrari di 2019
Baca juga: Pertarungan papan tengah Formula 1 2019 diprediksi akan sangat kompetitif



Green track
Arti: Pebalap biasanya menghadapi green track ketika mereka turun pertama kali di sesi latihan Jumat. Istilah itu berarti sirkuit belum terlalu banyak terkena karet ban, dan oleh karena itu tidak memiliki grip yang optimal di kondisi kering. Ketika trek tidak terlalu banyak terpakai, pebalap mendapati perubahan tingkat grip yang tinggi dibanding ketika balapan.

Kalimat: "Treknya sedikit green (hijau) pagi ini, tapi sepertinya akan dilapisi rubber (karet ban) seiring berjalannya hari."

Tankslapper
Arti: Momen ketika bagian belakang mobil tergelincir ke samping ketika melaju.

Kalimat: "Aku mengalami sedikit tankslapper, tapi mampu mengendalikan kembali mobilku."

Oversteer/Understeer
Arti: Ketika di tikungan, oversteer terjadi ketika ban belakan mobil kehilangan daya cengkeram sehingga menyebabkan bagian buritan mobil terbuang ke samping sehingga mobil cenderung melintir. Sementara understeer terjadi ketika ban depan kehilangan grip sehingga mobil susah berbelok, meluncur dengan sudut yang lebih lebar dari yang diinginkan pebalap karena memasuki tingukang terlalu cepat.
Sebagaimana diparafrasekan oleh legenda reli Walter Rohrl, jika kau melihat pagar dan menabraknya, itu understeer. Jika kau dengar dirimu menabrak pagar, itu oversteer.

Kalimat: "Aku berkutat dengan banyak oversteer/understeer di tikungan, yang aku harap kami bisa mengatasinya di musim depan."

Baca juga: Balapan di balik kacamata "Si Manusia Es" Kimi Raikkonen
T.A059/

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar