counter

Menhub: LRT Palembang tetap operasional

Menhub: LRT Palembang tetap operasional

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Apalagi sekarang ini Palembang sudah macet sehingga angkutan alternatif sangat dibutuhkan
Palembang (ANTARA News) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kereta layang ringan atau Light Rail Transit (LRT) Palembang tetap akan operasional mengingat moda transportasi tersebut untuk mengurangi kemacetan.

"Apalagi sekarang ini Palembang sudah macet sehingga angkutan alternatif sangat dibutuhkan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat berdialog di LRT Palembang, Senin.

Dia mengatakan transportasi massal berupa kereta listrik sekarang ini sangat dibutuhkan, dan untuk saat ini tiket kereta listrik tersebut masih disubsidi.

"Hal ini karena setiap angkutan massal perintis semuanya tetap disubsidi," ujar dia.

Namun, secara bertahap subsidi akan dikurangi atau akan disesuaikan kemampuan masyarakat.

Oleh karena itu perlu adanya kerja sama dalam pengoperasian kereta layang ringan yang masih menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel itu.

Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, moda transportasi itu saat ini cukup diminati masyarakat daerah ini.

"Ini terbukti setiap hari libur angkutan massal itu ramai penumpang," ujar dia.

Oleh karena itu pihaknya akan berupaya agar LRT Palembang terus operasional karena sangat dibutuhkan.

Dia menambahkan untuk operasional tersebut perlu dibentuk koperasi sehingga memudahkan pendanaan.

"Selain itu perlu juga adanya kantong parkir supaya kereta listrik tersebut semakin diminati masyarakat," ujar Budi.

Baca juga: LRT sarana hiburan baru masyarakat Sumsel
Baca juga: LRT maksimalkan operasional untuk warga

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Setahun beroperasi, LRT Sumsel angkut 2,2 juta penumpang

Komentar