counter

Pengelola gerai Tangerang Gemilang diminta bupati libatkan pelaku UKM

Pengelola gerai Tangerang Gemilang diminta bupati libatkan pelaku UKM

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kanan) disaksikan petani dan warga melakukan panen raya buah melon premium stella F1 di kebun milik warga di Teluk Naga, Tangerang, Banten, Rabu (23/1/2019). Petani binaan Pemkab Tangerang dan PT. East West Seed Indonesia berhasil membudidayakan Melon premium stella F1 yang mampu menghasilkan 50 ton per hektar atau dua kali lipat produktivitas melon nasional serta memiliki harga jual yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani binaan. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Upayakan pengelola mengadakan kegiatan berupa bazar atau festival kuliner sehingga pelaku UKM mendapatkan tempat, ini merupakan tujuan didirikan gerai TG
Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengharapkan dalam mengelola gerai Tangerang Gemilang (TG) hendaknya melibatkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) sehingga tidak mengalami kendala dalam pemasaran.

"Upayakan pengelola mengadakan kegiatan berupa bazar atau festival kuliner sehingga pelaku UKM mendapatkan tempat, ini merupakan tujuan didirikan gerai TG," kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Kamis.

Ahmed mengatakan bila perlu setiap bulan digelar kegiatan agar meriah dengan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.

Dia memberi contoh ketika memasuki puasa (Ramadhan), maka sebaiknya dilaksanakan festival Ramadhan dengan menjual aneka kuliner, pangan dan sandang.

Hal itu akan menguntungkan pengelola gerai karena selain melibatkan pelaku UKM juga memberikan manfaat kepada warga sekitar.

Masalah itu sehubungan Pemkab Tangerang telah membangun gerai TG di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa pada areal 1,5 hektare dengan bangunan tiga lantai.

Pada gerai itu juga terdapat aula, tempat pertunjukan, sarana pendukung dan ruang pamer produk industri kecil lokal.

Namun proyek gerai itu mengunakan dana APBD setempat tahun 2017 yang saat ini dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat.

Bahkan pada gerai itu juga terdapat ruang untuk pelatihan ketrampilan usaha bagi pengusaha setempat dengan mendatangkan tenaga ahli dari daerah lain yang lebih profesional.

Pada waktu tertentu, dilakukan bazar dan penjualan murah sembako yang bekerja sama dengan instansi terkait maupun pusat perkulakan.

Meski begitu, Ahmed Zaki Iskandar masih melakukan kajian apakah pengelolaan gerai itu diserahkan kepada pihak ketiga atau Disperindag setempat.

Menurut dia, diharapkan seluruh produk industri rumahan yang sudah memiliki standar nasional dapat memajang pada gerai itu. 


Baca juga: Tangerang Expo buka peluang investasi UKM

Baca juga: Pemkab Tangerang libatkan swasta pasarkan produk UMKM

Baca juga: Pengusaha ritel Tangerang gandeng pelaku UMKM

Pewarta: Adityawarman(TGR)
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres minta sertifikasi halal tak beratkan UKM

Komentar