counter

IBL

Perbasi lontarkan wacana Warriors bergabung semusim penuh di IBL

Perbasi lontarkan wacana Warriors bergabung semusim penuh di IBL

Tim nasional bola basket putra U-18 atau Kalila Indonesia Warriors selepas memetik kemenangan 74-48 atas NSH Jakarta dalam laga eksibisi di sela-sela Seri V Bandung IBL 2018-2019 di GOR C'Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, 26 Januari 2019. (instagram.com/perbasi.ina)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih melontarkan wacana untuk mengikutsertakan tim nasional putra U-18 yang kini mengusung nama Kalila Indonesia Warriors selama semusim penuh di IBL musim depan.

"Kami berharap Timnas U-18 itu nanti bisa bergabung penuh di musim depan IBL," kata Danny saat menghadiri konferensi pers jelang rangkaian partai final IBL 2018-2019 di Jakarta, Selasa.

Pasalnya, menurut Danny, Warriors diproyeksi menjadi salah satu dari tiga pilar pembentuk timnas putra untuk mengikuti Piala Dunia FIBA 2023 nanti.

"Kami bagi tiga kelompok pembentuk timnas untuk Piala Dunia FIBA 2023 nanti, yakni pemain-pemain senior di IBL, pemain muda IBL dan kemudian dari Timnas U-18 itu," ujarnya.

Warriors sebelumnya sempat menjalani tiga laga eksibisi dalam musim reguler IBL 2018-2019, dengan catatan dua kemenangan dan satu kekalahan.

Di penampilan pertamanya, Warriors sukses menang besar 74-48 melawan NSH Jakarta di Seri V Bandung.

Pada laga eksibisi keduanya di Seri VI Surabaya, Warriors berhasil memetik kemenangan kedua dengan skor 67-61 atas Satya Wacana Salatiga.

Di Seri VII Malang, Warriors akhirnya mendapat pelajaran berharga ketika dikalahkan Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor telak 43-95.

Warriors berisikan pemain-pemain pilihan beserta dua pemain pinjaman dari Serbia, Luka Radusin dan Miodrag Stojic, yang dibawa oleh sang pelatih kepala Dusan Ignatov.

Baca juga: Final IBL janjikan ajang rivalitas basket Indonesia paling membara

Baca juga: Timnas U-18 Indonesia taklukkan NSH 74-48

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar