counter

Liga 1

Osas Saha pamer tinta biru tanda sudah mencoblos

Osas Saha pamer tinta biru tanda sudah mencoblos

Pemain naturalisasi Ikpefua Osas Marvelous atau yang dikenal dengan Osas Saha berpose dengan anggota KPPS usai melakukan pencoblosan di salah satu TPS di Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019). Pemain PS Tira-Persikabo ini untuk pertama kali menyalurkan hak pilih setelah resmi dari WNI. (Dok. Osas Saha)

Jakarta (ANTARA) - Pemain naturalisasi Ikpefua Osas Marvelous yang biasa disapa Osas Saha mengaku sudah menyalurkan hak pilihnya untuk pertama kali setelah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) dan dibuktikan dengan tinta warna biru.

"Iya. Saya barusan nyoblos," kata pemain yang memperkuat tim Tira-Persikabo itu kepada Antara di Jakarta, Rabu.

Bahkan melalui akun media sosial resminya, pemain kelahiran Warri Nigeria, 20 Oktober 1986 langsung pamer jari kelingking yang sudah dicelupkan ke tinta warna biru sebagai tanda telah mencoblos.

Mantan pemain Persija Jakarta itu menyalurkan hak pilihnya di salah satu TPS di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur.

Sebelum ini, pemain yang sudah kenyang pengalaman di kompetisi sepak bola Indonesia itu mengaku senang bisa menyalurkan hak pilihnya, bahkan mengaku sudah mempunyai pilihan, termasuk calon presiden maupun wakil presiden.

"Saya senang. Yang penting saya tahu saya harus pilih siapa. Itu sesuatu yang penting buat saya juga. Semoga (calon presiden) yang saya pilih itu menjadi yang bisa lebih memajukan negara ini ke depan," kata Osas menambahkan.

Osas Saha adalah satu dari ratusan pemain sepak bola Liga 1 yang menyalurkan hak pilihnya.

Dari sisi timur ada nama Ricardo Salampessy yang juga menyalurkan hak pilihnya. Begitu juga pemain PSM Makassar, Ferdinand Sinaga.

Tidak ketinggalan pemain senior Persija Bambang Pamungkas. Mantan bomber timnas ini menyalurkan hak pilih bersama sang istri. Pria yang akrab yang dipanggil Bepe ini juga memamerkan jari yang sudah ditandai dengan tinta biru.

Baca juga: Pemain naturalisasi PS Tira-Persikabo siapkan pilihan untuk pemilu

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar