counter

Pengamat nilai pengembangan SDM jadi fokus pemerintahan terpilih

Pengamat nilai pengembangan SDM jadi fokus pemerintahan terpilih

Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie Hisar Sirait. (ANTARA/Aji Cakti)

Fokus berikutnya adalah bagaimana pengembangan kapasitas di sisi SDM
Jakarta (ANTARA) - Pengamat ekonomi Hisar Sirait menilai fokus berikutnya pemerintahan terpilih adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) selain melanjutkan pembangunan infrastruktur.

"Fokus berikutnya adalah bagaimana pengembangan kapasitas di sisi SDM," ujar Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie tersebut kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hisar menjelaskan bahwa harus diakui ketika membangun infrastruktur berarti Indonesia sekarang mengalami pergeseran di dalam pola pembiayaan pembangunan.

"Pada sisi infrastruktur, itu saya kira harus tetap berjalan karena menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Namun, harus dibarengi dengan bagaimana kita bisa memastikan peningkatan di dalam sisi SDM," kata Hisar.

SDM, menurut dia, diartikan sebagai aksesibilitas dari masyarakat masuk kepada sektor-sektor produksi.

Maka dari itu dirinya menilai prioritas ke depan ini adalah untuk peningkatan keterampilan kerja.

"Kartu Pra-Kerja itu menjadi prioritas pemerintahan yang akan terpilih, bukan hanya upaya memastikan penerima kartu masuk ke dunia kerja, tapi juga harus membekali mereka dengan keterampilan-keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri," ujar Hisar.

Dia juga menambahkan bahwa jangan dianggap kalau orang sudah memiliki Kartu Pra-Kerja kemudian pemerintah harus memaksa industri untuk wajib menyerapnya.

"Jangan diartikan seperti itu," katanya.

Tapi, sekarang harus ada link and match antara apa yang mereka peroleh di institusi-institusi peningkatan SDM dengan kebutuhan industrinya. Jadi, SDM yang dibutuhkan industri.

Selain pengembangan SDM yang selaras dengan upaya link and match, Hisar menilai masalah lainnya yang perlu diatasi yakni peningkatan penguasaan SDM Indonesia atas teknologi.

Sementara itu, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho mengatakan pemerintahan baru yang terpilih pada Pemilu 2019 perlu menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif

Andry mengatakan upaya ini harus dilakukan agar Indonesia bisa lolos dari jebakan negara berpenghasilan menengah (middle income trap). Pembenahan sumber daya manusia itu disertai juga dengan penguasaan teknologi yang memadai mulai dari tingkat pendidikan yang rendah.

Baca juga: Peneliti: Pemerintahan baru perlu kembangkan SDM dan industri sekunder
Baca juga: Kemenristekdikti: SDM maritim sangat diperlukan

Mereka yang bertugas di barisan terdepan

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar