counter

ABL

Pelatih perjelas misi CLS, menangi gim pertama kontra Mono Vampire

Pelatih perjelas misi CLS, menangi gim pertama kontra Mono Vampire

Pebasket BTN CLS Knights Indonesia Maxie Esho mengeluarkan gestur tiga seusai melesakkan tembakan tripoin dalam gim ketiga putaran pertama playoff ABL melawan Saigon Heat di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (7/4/2019). (ANTARA/HO/BTN CLS Knights Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim basket BTN CLS Knights Indonesia Brian Rowsom menegaskan misi penting timnya untuk memenangi gim pertama semifinal ABL kontra wakil Thailand Mono Vampire Basketball di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu (21/4).

Pasalnya, kemenangan di gim pertama akan sangat menentukan dalam semifinal yang menggunakan format best-of-three alias tim yang memetik dua kemenangan berhak lolos ke partai final.

"Yang paling penting kami harus merebut dulu gim pertama dan bermain secara tim serta fokus dengan tanggung jawab tugas masing-masing," kata Rowsom dalam jumpa pers pralaga di Surabaya sebagaimana dilansir keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

"Gim pertama sangat menentukan dan kami sangat respek dengan lawan," ujarnya menambahkan.

Rowsom menegaskan lawannya tak bisa dianggap remeh, meski CLS punya catatan tiga kemenangan dan hanya sekali kalah melawan Mono Vampire di musim reguler ABL.

Terlebih Mono Vampire melangkah lebih mulus di fase playoff, dengan menjungkalkan pemuncak klasemen musim reguler Formosa Dreamers. Tim China Taipei itu dilibas langsung lewat dua gim oleh Mono Vampire.

Pelatih asal Amerika Serikat itu juga meminta para pemain agar tampil tenang pun jika ada keputusan-keputusan wasit yang dianggap merugikan CLS.

"Saya tidak ingin para pemain mudah terprovokasi dengan keputusan wasit, itu akan menyebabkan kami menjadi emosional dan malah membuyarkan konsentrasi," ujarnya.

Baca juga: Jamu Mono Vampire, CLS diminta lupakan catatan pertemuan musim reguler

Oleh karena itu, Rowsom juga berharap Knights Society, julukan pendukung CLS, agar memberikan dukungan penuh kepada timnya di gim pertama maupun gim-gim selanjutnya, demi hasil terbaik.

"Buat fans di manapun kalian berada, saya ingin kalian memberikan kembali dukungan yang luar biasa seperti gim terakhir kami," kata Rowsom.

Dukungan luar biasa diperlihatkan Knights Society ketika CLS menjamu wakil Vietnam Saigon Heat di gim ketiga putaran pertama playoff ABL, dua pekan lalu. Kala itu CLS berhasil membukukan kemenangan 64-58 demi memastikan lolos ke semifinal lewat kedudukan 2-1.

Selepas gim pertama besok, CLS akan melawat ke markas Mono Vampire di Thailand untuk melakoni laga kedua pada Rabu (24/4). Dan jika belum ada tim yang berhak lolos, CLS bakal kembali menjamu Mono Vampire pada 28 April nanti.

Di partai final, baik CLS maupun Mono Vampire akan bertemu dengan Singapore Slingers yang sudah lebih dulu melenggang lewat kemenangan dalam dua gim atas Hong Kong Eastern.

Baca juga: Slingers ke final usai menang dua gim langsung atas Eastern

Takraw Quadrant putri lolos ke semifinal

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar