Lempar lembing ditargetkan emas Universiade Napoli 2019

Lempar lembing ditargetkan emas Universiade Napoli 2019

Atlet lempar lembing Indonesia yang disiapkan untuk Universiade Napoli 2019 menjalani latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin (29/4/2019). (Antara/Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih pelatnas atletik nomor lempar lembing M. Zainuddin Umar menargetkan anak asuhnya mampu meraih medali emas pada kejuaraan Universiade di Napoli, Italia, 3-14 Juli mendatang.

Dengan target tersebut, pihak PB PASI terus menggenjot latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin karena kejuaran ini juga dijadikan ajang seleksi SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

"Ini lagi persiapan kita genjot terus sebelum turun intensitas (latihan)-nya saat puasa. Jadi nanti setelah puasa, tinggal persiapan event saja," kata Zainuddin Umar di sela memimpin latihan.

Untuk menghadapi Universiade 2019, PB PASI telah menyiapkan dua atlet lempar lembing yaitu Rustika Sibagariang dan Abdul Hafiz. Pelatih yang menangani tim pelatnas secara resmi sejak Desember 2018 ini menjadwalkan latihan dua kali (pagi dan sore). Selama bulan Ramadhan mendatang, latihan dilakukan satu kali.

Ditemui terpisah, salah seorang atlet lempar lembing nasional, Abdul Hafiz mengatakan ia dan rekannya Rustika Sibagariang masih beradaptasi dengan metode latihan yang berikan Zainuddin Umar.

"Saya masih mencari-cari teknik yang diajari pelatih baru saya ini, soalnya sebelumnya saya itu kan latihan sama pelatih yang lain," ujar Hafiz.

Peraih medali perak di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur itu tak ingin muluk-muluk di kompetisi-kompetisi mendatang. Ia cuma ingin melewati catatan lemparannya (69,30 meter) dalam kejuaraan selanjutnya di Napoli dan Jakarta nanti.

Sebab Hafiz mengaku kurang puas sewaktu di SEA Games 2017 karena tekniknya belum maksimal meski berhasil menggondol medali perak.

"Kalau untuk target medali itu saya tidak terlalu menargetkan sekali tapi di kompetisi nanti saya fokusnya memperbaiki teknik dan personal base pribadi," ujar atlet asal Sumatera Utara tersebut.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar