counter

Kurs dolar AS naik di tengah data ekonomi baru

Kurs dolar AS naik di tengah data ekonomi baru

Ilustrasi: Dolar Amerika Serikat (REUTERS/Thomas White/Illustration)

New York (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) dolar Amerika Serikat (AS) naik sedikit pada penutupan perdagangan hari Selasa waktu setempat (Rabu pagi) karena investor mencerna data ekonomi terbaru serta komentar dari pejabat bank sentral.

Total penjualan rumah yang mencakup rumah keluarga tunggal, townhome, kondominium, dan koperasi, turun 0,4 persen dari Maret ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,19 juta pada April, National Association of Realtors melaporkan pada Selasa.

Dalam sebuah acara yang diadakan oleh Economic Club of New York, Selasa, Presiden Fed Boston Eric Rosengren mengatakan tidak ada kebutuhan yang jelas untuk mengubah sikap kebijakan moneter saat ini dalam waktu dekat.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik 0,13 persen pada 98,0631 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1157 dolar dari 1,1168 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2705 dolar dari
1,2726 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6881 dolar dari 0,6905 dolar.

Dolar AS ditransaksikan pada 110,62 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,97 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 1,0113 franc Swiss dari 1,0083 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3404 dolar Kanada dari 1,3431 dolar Kanada.
 

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menguatnya kurs dolar tak pengaruhi daya beli masyarakat

Komentar