counter

Jaman inisiasi buka puasa bersama dua kubu Pilpres

Jaman inisiasi buka puasa bersama dua kubu Pilpres

DPP Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) menyelenggarakan syukuran atas kemenangan rakyat Indonesia dalam Pemilu 2019, di Graha Kemandirian, Jakarta, Sabtu. (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) menginisiasi acara buka puasa bersama antara dua kubu yang ikut kontestasi dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, yang akan digelar pada Kamis (23/5).

"Untuk menanggulangi aksi yang berujung chaos dan menimbulkan ketakutan, maka kami memilih merangkul organ relawan 02 dalam acara 'Buka Bersama 01 dan 02 untuk Persatuan Indonesia 03' pada Kamis besok," kata Ketua Umum DPP JAMAN A. Iwan Dwi Laksono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Dia menilai efek dari Pilpres 2019 memang sangat tajam, perselisihan terjadi ditingkatan elit politik hingga masyarakat akar rumput

Menurut dia, dirinya telah mengajak rekan-rekan relawan 02 dibantu Anis Fauzan sebagai salah satu pengurus BPN Jakarta, satu per-satu organ relawan 01 dan 02 kami datangi untuk ikut menghadiri acara tersebut.

"Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat kita sama-sama mengintropeksi diri, hentikan caci maki, saatnya kita bersama menyambung silaturahim," ujarnya.

Iwan mengatakan dirinya ingin memberikan pesan bahwa pentingnya kesadaran bersama merekatkan kembali hubungan yang retak akibat perbedaan pilihan saat Pemilu.

Menurut dia, menyambung silaturahim di antara organ relawan 01 ataupun 02 adalah satu-satunya cara mendinginkan suasana demi keutuhan bangsa kita kedepan.

"Pertarungan maupun perdebatan telah usai, saatnya kembali kita membangun bangsa ini," katanya.

Menurut dia, masyarakat seharusnya ikut bangga bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Indonesia diapresiasi dunia internasional karena berjalan aman dan kondusif.

Karena itu menurut dia, harapnnya melalui silaturahmi pada Kamis itu, bisa menjadi ispirasi bagi semua elit politik yang masih bersitegang dan "trigger" bagi elemen masyarakat kita untuk bersama-sama menjaga bangsa ini.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar