counter

BKPM harapkan kerjasama pariwisata Indonesia-Filipina meningkat

BKPM harapkan kerjasama pariwisata Indonesia-Filipina meningkat

Direktur Pengembangan Potensi Daerah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Alma Karma (kanan) berfoto dengan panelis acara "1st Philippines- Indonesia Economic and Investment Summit" di Westin Jakarta, Jakarta Selatan, Selasa (18/06/2019). (ANTARA/ Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Pengembang Potensi Daerah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Alma Karma berharap kerjasama bisnis antara Indonesia dan Filipina semakin meningkat terutama pada bidang pariwisata.

"Saat ini kerjasama masih di sektor sekunder seperti makanan cepat saji, BKPM berharap mereka dapat meningkatkan kerjasama terutama pariwisata, " kata Direktur Pengembangan Potensi Daerah BKPM Alma Karma di Jakarta, Selasa.

Alma mengatakan kerjasama bisnis Indonesia dan Filipina di sektor sekunder hingga Juni 2019 berada di urutan ke 30.

"Besarannya investasi Filipina di Indonesia saat ini sebesar 132 miliar dolar AS," kata Alma.

Kerjasama bisnis antara Indonesia dan Filipina direncanakan meningkat setelah disiapkannya pengembangan 'Bali Baru' dengan pengadaan infrastruktur hasil kerjasama kedua negara.

"Harusnya Filipina dapat menarik warga negaranya berkunjung ke Indonesia karena mereka terlibat dalam pembangunan ini," kata Alma.

Alma turut menjelaskan nantinya kerjasama dibidang pariwisata antara Indonesia dan Filipina berupa insentif pajak disetiap sektor yang dibangun dan difasilitasi oleh Filipina.

Daya tariknya tentu dari insentif pajak, besarannya disesuaikan dengan nilai investasi mereka," kata Alma.

Baca juga: Indonesia-Filipina sepakat tingkatkan perdagangan dan investasi

Baca juga: INKA jajaki investasi kereta barang di Filipina, Senegal dan Meksiko


Jembatan gantung sebagai akses pendukung perekonomian warga

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar