counter

Liga Inggris

Terungkap pesan perpisahan Eden Hazard di grup WA pemain Chelsea

Terungkap pesan perpisahan Eden Hazard di grup WA pemain Chelsea

Eden Hazard saat diperkenalkan secara resmi oleh Real Madrid di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol pada 13 Juni 2019. (REUTERS/SERGIO PEREZ)

Jakarta (ANTARA) - Emerson Palmieri telah mengungkapkan pesan singkat, tetapi emosional yang diterima skuat Chelsea dari Eden Hazard.

Pemain asal Belgia itu akhirnya mewujudkan transfer impiannya ke Real Madrid bulan ini setelah Galacticos membayar 130 juta poundsterling (sekitar Rp2,32 triliun) kepada Chelsea.

Pemain berusia 28 tahun tersebut memberikan kado perpisahan kepada publik Stamford Bridge saat membantu Chelsea memenangi trofi Liga Europa. Dua pekan setelah meraih trofi tersebut ia sudah berada di Madrid untuk perkenalan resminya sebagai pemain baru Real Madrid.

Kepergiannya masih belum dirasakan oleh mantan rekan setimnya di Chelsea sampai ia mengucapkan perpisahan di grup WhatsApp pemain. Bek Chelsea, Emerson mengakui bahwa aktivitas percakapan grup WA mereka tidak terlalu banyak setelah menang di final Liga Europa atas Arsenal di Baku.

Namun, ketika sejumlah skuat menikmati masa liburan pra-musim mereka di luar negeri, pemain timnas Italia itu mengungkapkan momen kepergian Hazard yang akhirnya benar-benar terjadi.

"Di grup WhatsApp pemain, aktivitas terakhir adalah perpisahan Hazard," kata bek berusia 24 tahun tersebut kepada ESPN Brasil yang dikutip The Mirror pada Rabu.

"Ia mengucapkan selamat tinggal dan semacamnya kepada kami, sejak itu kita tidak tahu apa-apa lagi. Ini aneh."

"Ia menulis 'terima kasih, saya cinta kalian', dan kemudian itu menunjukkan 'Eden Hazard meninggalkan grup'. Saya baru merasakan kalau ia benar-benar pergi (dari Chelsea)."

Baca juga: Eden Hazard dibayar mahal dan dituntut berprestasi oke

Baca juga: Hazard anggap dirinya belum menjadi seorang "galactico"

Baca juga: Real Madrid kenalkan Hazard pada 13 Juni

Chelsea Corputty Sumbangkan Emas Untuk Maluku

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar