counter

Disparbud DKI target 2,9 juta wisatawan mancanegara

Disparbud DKI target 2,9 juta wisatawan mancanegara

Poster pementasan teater kokosal Prahara Tanah Tjondet di depan Museum Sejarah Jakarta di area Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (19/6/2019). (ANTARA/Aria Cindyara)

Wisman itu kalau udah ke museum, senang mereka, bisa mengeksplorasi utamanya wisatawan-wisatawan dari Eropa
Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata dan DKI Jakarta, Edy Junaedi, mengatakan museum mempunyai kontribusi besar terhadap tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta.

Menurutnya, 50-60 persen wisman yang berkunjung ke Jakarta adalah pengunjung museum.

"Museum punya peran besar, mungkin lebih dari 50 atau 60 persen target kita dari museum. Kalau target 2,9 juta wisman, 1,5 juta wisman mereka pengunjung museum," kata Edy di Jakarta Pusat, Kamis.

Dia mengatakan minat wisman berkunjung ke museum di Jakarta sangat tinggi, terlebih wisman dari Eropa.

"Wisman itu kalau udah ke museum, senang mereka, bisa mengeksplorasi utamanya wisatawan-wisatawan dari Eropa," ucap Edy.

Disparbud DKI Jakarta mendorong museum-museum yang ada di Jakarta ini mengedepankan event atau pameran.

Selain dari segi bangunan, koleksi dan pelaksanaan pameran di museum menjadi penting sebagai daya tarik wisatawan.

Jakarta sebagai yang sering disebut kuali peleburan dari seluruh kebudayaan yang ada di Indonesia memang harus menjadi etalase untuk tampilnya kekayaan kebudayaan Indonesia.

Koleksi-koleksi yang dipamerkan di museum memiliki berbagai macam cerita dan merupakan kasanah yang perlu diketahui oleh banyak pihak.

"Jadi bagaimana tata pamer dan pameran itu sendiri. Tata pamer yang melekat pada museumnya dan pameran itu menjadi daya tarik juga," kata Edy.

Baca juga: Semarakkan HUT DKI, Pemkot Jaktim gelar acara keliling wisata budaya
Baca juga: TMII targetkan 100.000 pengunjung pada momentum HUT DKI
Baca juga: Meriahkan HUT DKI, TMII siap tampilkan Gambang Kromong dan Mastur

Perkuat program hot deals untuk target 4 juta wisman

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar