counter

Motorsport

Musim balap 2019, Ali Adrian naik ke kelas Superbike

Musim balap 2019, Ali Adrian naik ke kelas Superbike

Pebalap nasional Ali Adriansyah Rusmiputro berpose dengan motor BMW S1000RR yang akan digunakan dalam kelas Asian Superbike 1000CC di musim balap 2019. (antara/roy rosa bachtiar)

Jakarta (ANTARA) - Pebalap nasional Ali Adriansyah Rusmiputro secara resmi naik ke kelas Asian Superbike 1.000 CC di musim balap 2019, setelah sebelumnya berada di kelas World Supersport 300.

Rencananya, Ali akan memulai debutnya dalam kelas balap yang baru diadakan oleh FIM Asia Road Racing Championships (ARRC) itu di seri sirkuit Suzuka Jepang pada 28-30 Juni dengan menunggangi BMW S1000RR.

"Besok langsung ikut balap ke Jepang, persiapannya ya mulai dari fisik, termasuk menaikkan masa otot, karena beban motor kan lebih besar. Tapi bisa dibilang mulai dari nol lagi, karena perlu adaptasi dengan pranata balapan, motornya juga," tutur Ali dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Selain baru pertama kali mengikuti kelas Superbike, pebalap berusia 26 tahun ini juga untuk pertama kalinya menjajal kuda besi pabrikan asal Eropa, yang sebelumnya selalu menggunakan motor buatan Jepang.

Menyikapi hal itu, Ali mengaku perlu beradaptasi guna mengetahui performa dan karakteristik mesin balapnya dengan sesekali menggunakannya di jalan raya.

"Sebelumnya belum pernah pakai motor Eropa, selalu Jepang. Untungnya sudah diberi kesempatan untuk uji kendaraan di jalan untuk merasakan 'feeling'-nya. Semoga bisa beradaptasi dengan cepat, sehingga semua hal teknis sudah diantisipasi sebelum balapan," pungkas Ali.

Dalam catatan karir barunya ini, Ali masih disponsori oleh Pertamina Lubricant, anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang usaha pelumas otomotif.

Menurut Direktur Penjualan dan Pemasaran Pertamina Lubricants, Andria Nusa, keterlibatan Pertamina dalam mendukung kiprah balap Ali bukan yang pertama kali dilakukan, namun sudah sejak tahun 2014.

Pertamina Lubricants pun menaruh harapan besar pada Ali, dengan ambisi bisa ikut serta dalam kancah balap MotoGP yang direncanakan akan digelar di Indonesia pada tahun 2021.

"Dari awal kami sudah lihat talenta Ali, kami harap dia bisa berprestasi terus dan ke depannya semoga bisa naik kelas lagi ke MotoGP, ikut balap di Mandalika tahun 2021," tutur Andria.

Ali Adrian akan berlaga dalam empat putaran, dimulai di Jepang pada 28-30 Juni, lalu di Zhuhai International Circuit China (9-11 Agustus), Sepang International Circuit Malaysia (19-22 September), dan terakhir di Chang International Circuit Thailand (29 November-1 Desember).

Baca juga: Empat pebalap Honda Indonesia siap tampil di seri kedua ARRC

Jasa pembiayaan bantu pengunjung dapatkan kendaraan idaman

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar