Presiden Jokowi diminta bantu bangun rumah untuk mantan KKSB di Puja

Presiden Jokowi diminta bantu bangun rumah untuk mantan KKSB di Puja

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda saat menyerahkan senjata api jenis mosser yang sebelumnya berada ditangan KKSB kepada Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Joshua Sembiring di Jyaapura, beberapa waktu yang lalu. (ANTARA News Papua/Evarukdijati)

KKSB yang kembali ke masyarakat karena melihat maraknya pembangunan di Puncak Jaya
Jayapura (ANTARA) - Presiden Jokowi diminta membantu membangunkan rumah layak huni bagi mantan anggota kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) yang sudah kembali ke tengah masyarakat di Puncak Jaya.

“Kami sangat berharap adanya bantuan rumah sosial untuk mantan KKSB yang sudah meletakan senjata dan kembali ke pangkuan ibu pertiwi sehingga mereka dapat tinggal dirumah yang layak huni,” kata Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda kepada Antara,Selasa.

Baca juga: TNI-Polri tingkatkan pengamanan di kawasan Freeport


Dikatakan, Pemda Puja tidak bisa mengalokasikan dana untuk membangun rumah karena keterbatasan dana sehingga diharapkan  pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dapat mendukung pendanaan.

Jumlah mereka yang turun dan kembali berada ditengah masyarakat terus bertambah setelah melihat mantan KKSB yang lain diterima ditengah masyarakat dan hidup berdampingan.

Bahkan beberapa waktu lalu anggota KKSB menyatakan diri kembali kepangkuan ibu pertiwi dengan menyerahkan satu pucuk senjata jenis mosser yang diperoleh saat menyerang Polsek Tolikara 2014 lalu.

Penyerahan senjata tersebut dilakukan setelah melihat maraknya pembangunan di Puncak Jaya dan mereka ingin kampungnya juga dibangun, kata Bupati Wonda.

Baca juga: Kodam XVII Cenderawasih: tidak ada helikopter yang ditembak KKSB

Bupati Wonda mengaku pihaknya terus melakukan pendekatan secara persuasif kepada anggota KKSB yang masih berada di hutan-hutan agar mereka dengan sadar kembali ke NKRI.

“Mudah-mudahan makin banyak anggota KKSB yang sadar dan bersama sama membangun Puncak Jaya,” harap Bupati Yuni Wonda seraya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setingi tingginya kepada Presiden Jokowi yang sudah menggeluarkan program BBM satu harga serta program lainnya sehingga menekan berbagai harga kebutuhan masyatakat seminimal mungkin, seperti semen yang biasanya Rp 1,5 juta/sak turun menjadi sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 750 ribu/sak.

Baca juga: Kodam XVII/Cenderawasih dorong pemberdayaan bagi mantan anggota KKSB

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar