counter

Ketapang bangun jalan Pelang - Batu Tajam dengan dana Rp58, 955 milyar

Ketapang bangun jalan Pelang - Batu Tajam dengan dana Rp58, 955 milyar

Ilustrasi - Jalan di Ketapang, Kalbar ketika berkabut asap. (ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Pembangunan ruas jalan Sungai Pelang - Batu Tajam wilayah Ketapang Kalimantan Barat mulai dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp58,955 milyar yang bersumber dari dana APBD daerah setempat.
 
"Peningkatan ruas jalan Sungai Pelang - Batu Tajam itu sangat dinantikan masyarakat, sehingga kami anggarkan untuk dikerjakan," kata Bupati Ketapang, Martin Rantang, di Ketapang Kalimantan Barat, Sabtu.
 
Dikatakan Martin, ruas jalan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan Ibu kota Kabupaten Ketapang dengan sejumlah kecamatan.
 
Menurut dia, ketersediaan infrastruktur jalan merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah dan kebutuhan pokok dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
 
" Dengan dibangunnya jalan Sungai Pelang - Batu Tajam diharapkan dapat memperlancar pertumbuhan ekonomi masyarakat," ucap Martin.
 
Pertumbuhan ekonomi perlu ditopang dua hal, yaitu stabilitas politik maupun stabilitas keamanan dan yang satunya lagi terkait infrastruktur.
 
"Jika infrastruktur bisa kita kejar, maka pertumbuhan ekonomi kita akan cepat berkembang dan sangat membantu untuk menyejahterakan masyarakat," kata dia.
 
Dia berharap agar masyarakat dapat mendukung pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Ketapang, jangan sampai hanya dipandang dari sisi fisiknya saja, melainkan juga dapat membangun peradaban dan konektivitas budaya.
 
"Pembangunan infrastruktur ini sebagai alat pemersatu masyarakat Ketapang, karena dengan adanya akses jalan maka tersambung antar desa, kecamatan hingga ibu kota kabupaten," kata Martin.
 
Pelaksanaan pekerjaan ruas jalan Sungai Pelang - Batu Tajam tersebut akan dikerjakan selama 180 hari mulai 1 Juli - 29 Desember 2019, yang sebelumnya telah diluncurkan oleh Bupati.*

Pewarta: Teofilusianto Timotius
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bangun jalan guna perlancar perekonomian

Komentar