PMI Cianjur tempa 25 KSR tentang spesialisasi pertolongan pertama

PMI Cianjur tempa 25 KSR tentang spesialisasi pertolongan pertama

Pelatihan pertolongan pertama yang diikuti oleh puluhan KSR PMI Cianjur, Jabar. (Foto: PMI Cianjur).

PMI dapat dukungan dari pelanggan Indomaret melalui program donasi kemanusiaan dan peningkatan kapasitas relawan dalam rangka menjalankan program kemanusiaan.
Cianjur, Jabar (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jabar, menggelar pelatihan spesialisasi pertolongan pertama yang diikuti 25 peserta yang merupakan anggota Korps Sukarela ( KSR ) yang bertempat di Wisma Mandala Kitri Cibodas Cianjur.

Peserta pelatihan ini nantinya bakal mengikuti serangkaian kegiatan pelatihan pertolongan pertama mulai dari pembekalan materi, ujian tulis, praktik sampai simulasi berdasarkan standar kurikulum 70 jam pembelajaran yang ditempuh selama tujuh hari.

"Kegiatan ini bertujuan agar anggota PMI mempunyai kompetensi dan mampu memberikan pertolongan secara profesional, kompeten dan sesuai standarisasi PMI," kata Kepala Markas PMI Kabupaten Cianjur Hery Hidayat di Cianjur, Selasa (23/7).

Baca juga: Apjati harapkan penempatan PMI ke Saudi mulai September

Dalam kegiatan ini pihaknya mendapatkan dukungan dari pelanggan Indomaret melalui program donasi kemanusiaan dan peningkatan kapasitas relawan dalam rangka menjalankan program kemanusiaan.

Dengan diadakannya pelatihan ini pihaknya berharap adanya kerja sama yang berkelanjutan melalui program dan kemitraan antara PMI dan program indomaret lainnya melalui peningkatan kapasitas SDM relawan PMI sebagai bekal dalam menjalankan tugas kemanusiaan ke depannya.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam memberikan pelayanan kemanusiaan khususnya adanya peningkatan kapasitas relawan melalui kualifikasi pertolongan pertama.

"Para relawan yang sudah dilatih ini akan mengikuti spesialisasi pelatihan petugas ambulans sebagai tindak lanjut dari kegiatan sekarang, sehingga setiap relawan yang terjun ke lokasi baik bencana dan lainnya sudah siap," kata Hery menambahkan.

Baca juga: PMI latih anak usia dini tentang pengurangan risiko bencana

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

JK: Idealnya dua persen dari penduduk jadi pendonor darah

Komentar