IBL

Grand Final IBL 3x3, Satria Muda berharap Laurentius Oei bisa bermain

Grand Final IBL 3x3, Satria Muda berharap Laurentius Oei bisa bermain

Para pemain Satria Muda Pertamina Jakarta (kedua kiri-kanan) Sandy Ibrahim, Audy Bagastyo dan Kevin Yonas Sitorus selepas menjadi runner-up IBL Gojek 3x3 2019 Seri IV Bandung. (ANTARA/HO/IBL)

Jakarta (ANTARA) - Satria Muda Pertamina Jakarta mengharapkan penggawa mereka, Laurentius Oei. bisa turun memperkuat mereka di Seri Grand Final IBL Gojek 3x3 2019 di Cilandak Town Square, Jakarta, 4-5 Agustus nanti.

Pasalnya, Satria Muda sempat dipaksa tampil dengan tiga pemain saja dalam Seri IV Bandung hingga mereka menelan kekalahan 11-21 dari Pelita Jaya Basketball di partai final.

Laurentius dan Christian Gunawan absen di Bandung dan Satria Muda hanya menurunkan Kevin Yonas Sitorus, Sandy Ibrahim dan Audy Bagastyo.

"Pada grand final di Jakarta, Christian Gunawan akan tampil. Kalau Laurentius bisa main, dia juga akan diturunkan," kata Kevin dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Baca juga: Cuma diperkuat tiga pemain, Pelita Jaya juarai IBL 3x3 Seri IV Bandung

Kevin mengaku Satria Muda terpukul dengan kekalahan di Bandung, namun masih menjaga ambisi untuk menjadi juara nasional IBL Gojek 3x3 2019.

"Kami sedih bukan hanya karena kalah, tetapi karena Audy Bagastyo cedera," ujarnya.

Di Jakarta nanti, Satria Muda berusaha bangkit dan tetap mengejar ambisi mereka menjadi juara nasional IBL Gojek 3x3 2019.

Mereka punya modal dua kali juara di Seri II Bali dan Seri III Yogyakarta.

Selain Satria Muda dan Pelita Jaya, lima tim IBL lain juga bakal ambil bagian dalam seri Grand Final yakni Amartha Hangtuah, Satya Wacana Salatiga A, Satya Wacana Salatiga B, Stapac Jakarta, Prawira Bandung dan Bima Perkasa Yogyakarta.

Pemenang IBL Gojek 3x3 2019 akan memperoleh tiket untuk tampil mewakili Indonesia di FIBA 3x3 World Tour Seri Jeddah, Arab Saudi, 18-19 Oktober 2019.

Baca juga: Satria Muda optimistis pertahankan gelar di turnamen IBL 3X3

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar