counter

Piala Indonesia

Persija Jakarta inginkan sepak bola jadi tontonan yang menarik

Persija Jakarta inginkan sepak bola jadi tontonan yang menarik

Pesepak bola Persija Jakarta Bruno Matos (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Asnawi Mangkualam Bahar (kanan) dalam pertandingan Final Piala Indonesia 2018-2019 leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.

Jakarta (ANTARA) - CEO Persija Jakarta menginginkan sepak bola menjadi tontonan yang menarik ketika lanjutan laga tunda leg kedua final Piala Indonesia 2018-2019 digelar di Stadion Andi Mattalatta pada Selasa (6/8) mendatang.

"Kami ingin sepak bola jadi tontonan yang menarik, sudah tidak musimnya bahwa pertandingan sepak bola ada tambahan tinju, ribut dan lain sebagainya,"kata Ferry Paulus saat konferensi pers di Kantor Persija, Jakarta Selatan, Selasa.

Ia mengklaim bahwa lanjutan pertandingan Liga 1 Indonesia saat Persija Jakarta kontra Persib Bandung pada Rabu (10/7) lalu berjalan dengan lancar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

"Kami meminta melakukan pengamanan tambahan dari pihak TNI dan Kepolisian, bahwa pihak pengamanan yang biasa hanya 3000-4000 personel, saat melawan Persib Bandung kemarin itu 15.000 personel,"ucap Ferry.

Ferry menambahkan juga melakukan edukasi teman-teman, The Jakmania, bahwa mereka sudah sangat berubah, mereka juga lebih baik saat menjamu tim berjuluk Maung Bandung.

"Persib pun menyatakan suporter Persija Jakarta, The Jakmania sudah luar biasa berubah,"kata dia.

Ia mengimbau pada pihak panitia penyelenggara (panpel) untuk apa yang menjadi keinginan kami (Persija Jakarta) pada Selasa (6/8) mendatang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar supaya semua dalam tatanan yang harus diperhatikan dengan baik.

"Tidak ada yang kami inginkan melebihi standar yang ada. Tetapi khusus pengamanan kejadian kemarin membuat kekhawatiran, ada yang dipanah, dan lain sebagainya itu semua juga harus diantisipasi,"tambah Ferry.

Ia mengharapkan supaya final Piala Indonesia 2018-2019 ini menjadi tontonan dan suguhan yang menarik bagi masyarakat Makassar dan seluruh rakyat Indonesia yang menyaksikan laga itu nanti.

Sebelumnya pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar, Sulawesi Selatan, menegaskan siap mengamankan pertandingan final leg kedua Piala Indonesia yang tertunda karena alasan keamanan.

"Kita siap all out mengamankan pertandingan nanti. Saat ini bisa dilihat situasi Makassar tetap aman sampai sekarang. Kita akan tetap melaksanakan pengamanan," tegas Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo.

Mengenai dengan jadwal pertandingan yang digelar pada 6 Agustus 2019 di Stadion Andi Mattalatta eks Mattoangin terkait pengamanan suporter, kata dia, sejauh ini pihaknya tetap berkoordinasi dengan suporter agar semua berjalan aman dan tertib.

Begitupun nanti saat pertandingan digelar, jumlah personel pengamanan masih sama dengan yang lalu. Diketahui, sebanyak 3.500 personel TNI-Polri diturunkan guna mengamankan final Piala Indonesia.

Baca juga: PSSI: leg kedua final Piala Indonesia 6 Agustus di Makassar
Baca juga: PSSI: penjualan tiket 'offline' pengaruhi pelemparan bus Persija

Pewarta: Mochammad Risyal Hidayat
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertemuan Menpora RI-Malaysia pasca ricuh di GBK

Komentar