counter

BPBD : Puluhan rumah rusak akibat gempa Banten

BPBD : Puluhan rumah rusak akibat gempa Banten

Sekretaris BPBD Cianjur, Jawa Barat, Sugeng Supriyanto (Ahmad Fikri)

Sebagian besar rumah yang rusak di bagian atap dan dinding yang retak-retak. Tidak ada korban jiwa namun sebagian besar warga sempat mengungsi akibat rumah mereka rusak,
Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, merilis puluhan rumah rusak di sejumlah wilayah Cianjur terutama bagian Selatan, akibat gempa yang terpusat di Sumur-Banten dengan kekuatan magnitudo 6,9 yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sekretaris BPBD Cianjur, Sugeng Supriyanto di  Cianjur, Senin, mengatakan setelah dilakukan pendataan 27 rumah rusak sedang akibat gempa Banten yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Sebagian besar rumah yang rusak di bagian atap dan dinding yang retak-retak. Tidak ada korban jiwa namun sebagian besar warga sempat mengungsi akibat rumah mereka rusak," tambahnya.

Baca juga: ACT berikan bantuan kepada korban gempa Banten

Ia menjelaskan, kemungkinan jumlah rumah yang rusak setelah terjadinya gempa Banten akan bertambah karena hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan belum semua laporan masuk.

"Kami juga mencatat ada tiga rumah dan satu masjid yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa Banten yang terletak di Kecamatan Pasirkuda dan Cibeber," ujarnya.

Puluhan rumah yang rusak tersebut, ungkap dia terletak di wilayah rawan bencana dan masyarakat sekitar sudah mengetahui, namun selama ini mereka memiliki kehidupan ekonomi di wilayah tersebut dan menolak untuk direlokasi.

Baca juga: Kemenkes: daerah masih bisa tangani kesehatan korban gempa Banten

Sementara Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan pihaknya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan pendataan yang sama di wilayahnya masing-masing, serta mengimbau warga untuk tetap waspada bencana.

"Kami juga mengimbau jajaran yang terletak di wilayah pesisir selatan untuk mengimbau warga lebih waspada dan segera mengungsi ketika melihat tanda-tanda alam serta mengunakan jalur evakuasi ketika terjadi tsunami," terangnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari masing-masing jajaran terkait kerusakan akibat gempa Banten yang terasa cukup kencang dan lama di Cianjur.

Baca juga: BNPB: Korban meninggal akibat gempa Banten menjadi enam orang

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BNPB: Empat korban meninggal dunia akibat Gempa Banten

Komentar