Kaltim miliki tiga paten komoditas kebun, 2026 kejar Kopi Prangat
- 31 Januari 2026
Anggota Kelompok Tani Kopi 'Melati' memetik biji kopi robusta di perkebunan kopi di atas lahan gambut di Desa Talio Hulu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (19/9/2021). Lembaga Kemitraan bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) memberdayakan sejumlah perempuan di desa tersebut untuk memproduksi kopi jenis robusta dan liberika dengan memanfaatkan lahan gambut yang tidur guna meningkatkan perekonomian warga serta menjadi produk unggulan desa. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.
Anggota Kelompok Tani Kopi 'Melati' menyortir biji kopi di rumah produksi kopi Tahulu jenis liberika di Desa Talio Hulu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (19/9/2021). Lembaga Kemitraan bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) memberdayakan sejumlah perempuan di desa tersebut untuk memproduksi kopi jenis robusta dan liberika dengan memanfaatkan lahan gambut yang tidur guna meningkatkan perekonomian warga serta menjadi produk unggulan desa. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.
Anggota Kelompok Tani Kopi 'Melati' menyortir biji kopi di rumah produksi kopi Tahulu jenis liberika di Desa Talio Hulu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (19/9/2021). Lembaga Kemitraan bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) memberdayakan sejumlah perempuan di desa tersebut untuk memproduksi kopi jenis robusta dan liberika dengan memanfaatkan lahan gambut yang tidur guna meningkatkan perekonomian warga serta menjadi produk unggulan desa. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.