Sabtu, 1 November 2014

Pemilih Pemilu Kada Tanah Datar Berkurang 247 Orang

| 1.394 Views
id pemilu kada,tanah datar,dps
Padang (ANTARA News) - Jumlah warga Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) yang masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) Pemilu Kada 2010 di daerah itu berkurang 247 orang dari pemilih saat Pemilu Presiden 2009.

DPS Tanah Datar tercatat 245.333 orang turun dari daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2009 yang tercatat 245.580 orang, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Marzul Very di Padang, Selasa.

Pemilu Kada pemilihan bupati/wakil bupati Tanah Datar akan dilaksanakan 30 Juni 2010 serentak dengan Pemilih Gubernur/Wakil Gubernur Sumbar periode 2010-2015 dan 12 Pemilu Kada lainnya di provinsi ini.

Pemilih yang tercatat dalam DPS Tanah Datar itu terdiri dari 117.793 orang laki-laki dan 127.540 orang wanita, kata Marzul.

Akan tetapi jumlah pemilih yang telah terdata itu masih bersifat sementara, dan akan mengalami perubahan karena KPU masih melakukan pendataan lanjutan hingga ditetapkan daftar pemilh tetap (DPT) pada 30 April 2010.

Untuk pelaksanaan Pemilu Kada di Kabupaten Tanah Datar, KPU membentuk 14 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 75 Panitia Pemungutan Suara (PPS) serta didirikan 630 unit tempat pemungutan suara (TPS) untuk pemungutan suara pada 30 Juni 2010.

Jumlah warga Kabupaten Tanah Datar tercatat sebagai pemilih Pemilu dalam dua tahun terakhir berfluktuasi dimana saat Pemilu Legislatif 2009 tercatat 230.136 orang, lalu naik menjadi 245.580 orang pada Pemilihan Presiden 2009 dan turun menjadi 245.333 orang pada DPS Pemilu Kada 2010.

Pemilu Kada Sumbar serentak digelar 30 Juni 2010 dengan 13 Pemilu Kada kabupaten/kota, meliputi pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, 50 Kota, Tanah Datar dan Sijunjung.

Kemudian pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan dan pemilihan Walikota/Wakil Walikota Bukittinggi serta Kota Solok. (H014/K004)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga