Jakarta (ANTARA News) - Sejumlah ibu dan anak balitanya yang tergabung dengan massa Koalisi Masyarakat Info Publik (KMIP) dilibatkan dalam aksi mendesak Kejaksaan Agung agar menuntaskan kasus Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum), di Jakarta, Kamis.

Namun dalam aksi yang diwarnai dengan orasi-orasi itu, kaum ibu dengan balita-nya serta para orang tua tersebut ternyata tidak paham dengan apa yang mereka tuntut tersebut.

Demikian pula dengan spanduk-spanduk yang mereka bentangkan, para pengunjuk rasa itu juga tidak mengerti maksudnya.

"Saya kesini diajak temen aja mas, katanya dapet nasi padang sama uang Rp20 ribu,” ucap Agus, yang mengaku dari Jelambar, Jakarta Barat.

Bahkan ketika sejumlah kameraman televisi bermaksud merekam peristiwa unjuk rasa itu, mereka justru berlari menghindar sehingga aksi itu akhirnya bubar dengan sendirinya.

Sementara itu, pada saat berlangsung aksi demonstrasi itu tampak mantan anggota KPU MWK dan ia terlihat berbicara dengan Suprapto, koordinator aksi massa itu.

Namun saat akan dikonfirmasi tentang keberadaannya di tengah aksi itu, MWK tampak menghindar.(*)
(T.D011/M027)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011